Makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa dan sahur juga dapat memengaruhi bau mulut. Beberapa jenis makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan rempah-rempah tertentu, meskipun enak, bisa menyebabkan bau mulut yang berlebihan. Menghindari makanan ini atau mengonsumsinya dalam jumlah yang terbatas dapat membantu dalam usaha menghilangkan bau mulut. Sebaliknya, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar yang kaya serat, seperti apel, wortel, atau timun, dapat mendukung kesehatan mulut dan membantu menyegarkan napas.
Selain makanan, jangan lupakan pentingnya mengunyah. Mengunyah permen karet bebas gula bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk menghilangkan bau mulut. Mengunyah permen karet merangsang produksi air liur, yang akan membantu menghilangkan partikel makanan dan bakteri di mulut. Jika tidak ingin menggunakan permen karet, kamu juga bisa mengunyah daun mint segar atau basil, yang dikenal dapat memberikan kesegaran napas secara alami.
Kebiasaan merokok juga dapat menambah bau mulut yang tidak sedap. Jadi, praktikkan gaya hidup sehat dengan menghindari rokok dan produk tembakau lainnya. Jika kamu adalah seorang perokok, saat berpuasa adalah waktu yang baik untuk mempertimbangkan penghentian kebiasaan ini bukan hanya untuk menghilangkan bau mulut, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan.