Tampang

Perbedaan Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan

28 Agu 2025 14:41 wib. 26
0 0
Alergi
Sumber foto: Canva

Perbedaan Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan

Sering kali, orang-orang menyamakan alergi makanan dengan intoleransi makanan. Keduanya memang sama-sama bisa membuat tubuh bereaksi tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan tertentu. Namun, meskipun gejalanya sekilas mirip, keduanya adalah kondisi yang sangat berbeda, baik dari segi penyebab, mekanisme, hingga tingkat bahayanya. Memahami perbedaan mendasar ini sangat penting untuk penanganan yang tepat dan menghindari risiko kesehatan yang tidak perlu.

Mekanisme Tubuh: Sistem Kekebalan vs. Sistem Pencernaan

Perbedaan paling krusial antara alergi dan intoleransi makanan terletak pada mekanisme tubuh yang terlibat. Alergi makanan adalah respons dari sistem kekebalan tubuh. Ketika seseorang dengan alergi mengonsumsi suatu makanan, tubuhnya keliru menganggap protein dalam makanan tersebut sebagai ancaman. Sebagai respons, sistem imun melepaskan berbagai zat kimia, termasuk histamin, yang memicu serangkaian gejala. Reaksi alergi bisa terjadi dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah mengonsumsi makanan pemicu, dan jumlah makanan yang sedikit pun sudah cukup untuk memicu respons ini.

Sebaliknya, intoleransi makanan adalah masalah pada sistem pencernaan. Ini terjadi ketika tubuh tidak mampu mencerna suatu zat dalam makanan dengan baik. Contoh klasik adalah intoleransi laktosa, di mana tubuh kekurangan enzim laktase untuk memecah gula laktosa yang ada dalam produk susu. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna akan berfermentasi di usus besar, menyebabkan gejala seperti kembung, diare, dan sakit perut. Intoleransi tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh sama sekali. Gejala intoleransi biasanya muncul lebih lambat, bisa beberapa jam setelah makan, dan seringkali terkait dengan jumlah makanan yang dikonsumsi; semakin banyak makanan, semakin parah gejalanya.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?