Tampang

Pengertian Pragmatis: Kunci Penting dalam Berkomunikasi

11 Jun 2024 17:30 wib. 43
0 0
Pengertian Pragmatis
Sumber foto: Google

Pengertian pragmatis merupakan konsep yang penting dalam dunia komunikasi. Pragmatik sendiri merupakan salah satu cabang dari ilmu linguistik yang mempelajari cara bahasa digunakan dalam situasi konkrit, konteks, dan tujuan komunikasi. Pragmatik menguji bagaimana makna sebuah kalimat tidak hanya bergantung pada kata-kata yang digunakan, tetapi juga pada konteks komunikasi tempat kalimat tersebut diucapkan. Dalam artikel ini, kita akan menguraikan pengertian pragmatis serta pentingnya dalam berkomunikasi.

Pengertian pragmatis menurut ahli linguistik adalah kajian mengenai cara bahasa digunakan dalam konteks dan situasi tertentu. Pragmatik memperhatikan hal-hal seperti maksud, tujuan, dan efek dari sebuah ungkapan. Hal ini berbeda dengan semantik, yang mempelajari makna kata-kata dalam bahasa secara mandiri. Pragmatik memerhatikan bagaimana makna sebuah kalimat bergantung pada konteks sosial, situasi, dan tujuan pembicaraan. Dengan demikian, pragmatik menjadi kunci penting untuk memahami bagaimana bahasa benar-benar digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pentingnya memahami pengertian pragmatis terletak pada kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif. Dalam berkomunikasi, tidak hanya kata-kata yang diucapkan yang penting, tetapi juga bagaimana kata-kata tersebut diucapkan, dalam situasi apa, dan dengan tujuan apa. Misalnya, ketika seseorang bertanya "Apakah kamu lapar?" jawaban yang tepat tergantung pada konteks komunikasi. Jika seseorang sedang makan, maka jawaban "Tidak, terima kasih" akan memiliki arti yang berbeda dengan jika seseorang belum makan sama sekali.

Pengertian pragmatis juga berperan dalam memahami humor, ironi, atau sindiran dalam bahasa. Kadang-kadang, makna sebenarnya dari sebuah kalimat tidak sesuai dengan penyampaian kata-kata tersebut. Misalnya, jika seseorang mengatakan "Bagus sekali cuacanya!" ketika sebenarnya sedang hujan deras, maka kalimat tersebut bisa jadi sindiran atau ironi tergantung pada intonasi dan konteks komunikasi.

<12>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Inilah 5 Cara Ngabuburit Online Seru
0 Suka, 0 Komentar, 21 Mei 2018
Apakah Alquran Termasuk Makhluk?
0 Suka, 0 Komentar, 31 Mei 2024

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%