Setelah berhasil merebut kekuasaan dari Tunggul Ametung, Ken Arok kemudian memproklamirkan dirinya sebagai raja pertama dari Kerajaan Singasari. Pemerintahannya diwarnai dengan berbagai konflik dan pertempuran, namun berhasil memperluas wilayah kekuasaan Singasari hingga ke Sumatra bagian selatan. Ia juga memulai pembangunan candi-candi sebagai wujud kebesaran kerajaan.
Namun, kehidupan Ken Arok di puncak kekuasaannya juga tidak luput dari konflik internal. Ia dibunuh oleh salah seorang pejabatnya yang merasa tidak puas dengan kebijakan Ken Arok. Namun, meskipun hidupnya berakhir tragis, peran Ken Arok dalam berdirinya Kerajaan Singasari sangatlah besar dan tidak bisa dilupakan dalam sejarah Nusantara.
Seiring dengan berakhirnya kekuasaan Ken Arok, Kerajaan Singasari juga mengalami masa-masa penurunan. Kekuasaan kerajaan berpindah dari satu raja ke raja berikutnya, hingga akhirnya digantikan oleh Majapahit yang menjadi kerajaan dominan di pulau Jawa.
Kisah Kerajaan Singasari dan Ken Arok membawa banyak pembelajaran dalam sejarah Indonesia. Peristiwa-peristiwa penting dalam berdirinya kerajaan tersebut menjadi bagian integral dari proses pembentukan bangsa dan peradaban di Nusantara. Dengan mengenal lebih dalam akan sejarah ini, kita dapat lebih memahami perjuangan dan peran tokoh-tokoh pada masa lalu yang membentuk Indonesia seperti yang kita kenal sekarang.