Tampang

Geger! Volkswagen ID.4 Tutup Era, Diresmikan Major Facelift & GANTI NAMA Jadi ID. Tiguan — Wujudnya Bikin Semua Terkejut!

2 Feb 2026 22:57 wib. 37
0 0
Volkswagen
Sumber foto: Google

Volkswagen kembali membuat gebrakan besar di dunia otomotif listrik global. Model SUV listrik andalannya, yang selama ini dikenal sebagai Volkswagen ID.4, dikabarkan akan menjalani major facelift (penyegaran besar) dan justru mengubah namanya menjadi ID. Tiguan pada peluncuran versi barunya di 2026. Perubahan ini dipandang sebagai langkah strategis penting dari pabrikan asal Jerman itu untuk memperkuat daya tarik produknya di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang kian sengit di berbagai belahan dunia.

Fokus Strategi: Dari Angka ke Nama Legendaris

Sejak debutnya pada tahun 2020, ID.4 telah menjadi salah satu SUV listrik paling penting bagi Volkswagen, termasuk pasar besar seperti Eropa, Amerika Serikat, dan China. Model ini berperan sebagai kendaraan listrik unggulan yang membantu VW menggeser fokus dari mesin pembakaran internal ke mobil listrik murni.

Namun, seiring berkembangnya pasar serta banyaknya pesaing baru di segmen SUV listrik, Volkswagen menilai bahwa strategi penamaan model EV yang hanya berupa huruf dan angka (seperti ID.3, ID.4, dan ID.7) cenderung kurang memiliki daya tarik emosional bagi konsumen. Karena itu, pabrikan ini memilih untuk memakai kembali nama model yang sudah dikenal luas dan memiliki reputasi kuat, yakni “Tiguan.”

Nama Tiguan bukanlah nama baru dalam sejarah VW. Selama bertahun-tahun, Tiguan dikenal sebagai salah satu SUV konvensional terlaris di dunia berkat kombinasi kenyamanan, kepraktisan, dan performa yang seimbang. Dengan menggabungkan nama tersebut ke model listrik, VW berharap konsumennya akan lebih mudah mengenali serta mempertahankan ikatan emosional dengan produk EV mereka.

Facelift Besar: Lebih dari Sekadar Nama

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?