BMW, merek mobil mewah asal Jerman yang dikenal canggih dan andal, baru-baru ini menghadapi masalah serius yang membuat jutaan penggemarnya tercengang. Tidak main-main perusahaan secara resmi menarik kembali puluhan ribu unit SUV BMW X3 model 2025 dan 2026 setelah menemukan masalah perangkat lunak pada sistem kemudi yang berpotensi mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang mobil.Liputan6
Apa yang Terjadi?
BMW telah mengumumkan penarikan kembali sebanyak 36.922 unit X3 30 xDrive dan X3 M50 xDrive yang diproduksi antara Agustus 2024 hingga Oktober 2025. Penyebabnya adalah kelemahan pada perangkat lunak sistem kemudi mobil, yang menurut pihak pabrikan dan regulator keselamatan dapat menyebabkan roda kemudi bergerak sendiri saat mobil dalam kondisi diam.NHTSA
Masalah ini ditemukan pada sensor torsi kemudi, yang memiliki dua saluran untuk mendeteksi gaya putaran kemudi. Dalam kasus yang sangat langka, apabila salah satu saluran bermasalah saat mobil dalam kondisi berhenti baik mesin menyala atau tidak sistem perangkat lunak mungkin tidak mampu mendeteksi kondisi tersebut dengan tepat. Dalam situasi yang sama, kemudi bisa bergerak tanpa disengaja, yang jelas berpotensi mengagetkan pengemudi dan membahayakan keselamatan.autoevolution
Risiko Meski Jarang Terjadi
Berdasarkan laporan resmi kepada otoritas keselamatan kendaraan bermotor Amerika Serikat (NHTSA), kejadian ini memang tergolong sangat jarang, tetapi dampaknya tetap serius. Pergerakan roda kemudi yang tidak terduga, meskipun saat mobil diam, tetap berisiko menyebabkan kecelakaan atau cedera, terutama jika terjadi pada momen yang tidak terduga saat pengemudi ingin mulai berkendara.autoevolution
Pihak BMW dan otoritas keselamatan mencatat bahwa sejauh ini belum ada laporan kecelakaan atau cedera yang dikaitkan secara langsung dengan masalah ini, namun langkah recall diambil sebagai upaya pencegahan demi keselamatan konsumen.Fender Bender