Kemajuan teknologi kendaraan listrik diperkirakan akan menjadi kekuatan pendorong penting bagi pasar otomotif Indonesia, yang mungkin membantu mendorong permintaan di luar segmen mobil konvensional berbahan bakar fosil. Hal ini semakin relevan dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap opsi transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Tantangan dan Peluang di Depan
Walaupun target 850 ribu unit terlihat ambisius, apalagi di tengah pasar yang belum sepenuhnya stabil, banyak pelaku industri yakin bahwa dengan strategi yang tepat, target ini bisa dicapai. Tantangan masih cukup besar termasuk tekanan ekonomi global, daya beli masyarakat yang fluktuatif, serta persaingan antara segmen kendaraan konvensional dan listrik namun harapan tetap tumbuh.
Pencapaian target ini akan menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif Indonesia mampu bangkit dan siap bersaing di level yang lebih tinggi. Bukan hanya sekadar soal jumlah unit yang terjual, tetapi juga soal kemampuan industri beradaptasi dengan tren global, inovasi teknologi, serta perubahan preferensi konsumen di era baru mobilitas.