Tampang

Kebijakan Tarif Trump Ancam Pasar Saham dan Nilai Tukar Rupiah

5 Apr 2025 19:24 wib. 45
0 0
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz/aa)
Sumber foto: Google

Tampang.com | Penerapan tarif bea masuk baru oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi menyebabkan keluarnya modal asing dari Indonesia. Ekonom dan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat mengguncang pasar saham dan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan.

"Pasca libur Lebaran, pasar saham harus bersiap menghadapi capital outflow. Trading halt bukan tidak mungkin terjadi lagi," ujar Bhima pada Kamis (3/4/2025). Investor cenderung menarik aset mereka dari negara berkembang seperti Indonesia dan mencari instrumen investasi yang lebih aman di tengah ketidakpastian global.

Dampak pada Rupiah dan Daya Beli Masyarakat

Selain mengguncang pasar saham, kebijakan tarif ini juga dapat melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pelemahan rupiah berisiko meningkatkan harga barang impor dan menyebabkan imported inflation, yakni inflasi akibat kenaikan harga barang dari luar negeri.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Beberapa Mitos Unik Indonesia
0 Suka, 0 Komentar, 18 Mei 2018

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?