Strategi Ketahanan Pangan yang Lebih Luas
Kebijakan Indonesia tidak mengimpor beras pada tahun 2026 merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan yang lebih luas yang telah dicanangkan pemerintah. Tidak hanya beras, beberapa komoditas pangan utama seperti jagung dan gula konsumsi juga direncanakan untuk dipenuhi oleh produksi lokal dengan target swasembada. Pemerintah bahkan memastikan bahwa impor gula konsumsi 2026 juga tidak akan dilakukan, meski tetap membuka kuota impor untuk gula dan garam industri tertentu. Liputan6
Ketua Kemenko Pangan menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar soal angka produksi, tetapi juga soal kemandirian pangan nasional. Dengan cadangan stok yang kuat, produksi yang meningkat, serta kebijakan impor yang selektif, Indonesia berharap dapat memperkuat stabilitas harga serta melindungi petani dari fluktuasi pasar internasional yang sering tak terduga. detikfinance
Keputusan Indonesia untuk tidak mengimpor beras industri dan konsumsi pada 2026 mencerminkan keyakinan pemerintah bahwa produksi domestik telah mencapai tingkat yang memadai. Didukung oleh kebijakan yang memberi insentif pada produksi lokal, peningkatan produktivitas pertanian, serta surplus cadangan yang cukup besar, langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan bahan baku lokal oleh industri.