Selain itu, warga diminta untuk selalu menyiapkan rencana darurat dan jalur evakuasi bersama keluarga. Sebagai contoh, mereka yang tinggal di lereng bukit atau di dekat sungai harus tahu titik aman terdekat yang bisa dijadikan tempat berkumpul atau berlindung jika bencana terjadi.
Kondisi cuaca ekstrem tidak hanya mengancam Cianjur, melainkan juga sejumlah wilayah lain di Provinsi Jawa Barat dan Indonesia secara umum. BMKG bahkan telah mengingatkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang masih tinggi hingga pertengahan Januari mendatang di berbagai daerah, termasuk beberapa wilayah lainnya di Jawa Barat.
Dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem dan bencana yang telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, seperti banjir, longsor, dan dampak lainnya, kesiapsiagaan aktif dari seluruh lapisan masyarakat menjadi krusial. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama agar setiap warga dapat selamat dari ancaman bencana tersebut.