Tampang.com | Garam atau natrium klorida adalah mineral esensial yang sering digunakan sebagai bumbu penyedap makanan dan bahan pengawet alami. Keberadaan garam dalam makanan sehari-hari sangat penting untuk mendukung fungsi saraf, kontraksi otot, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Namun, konsumsi garam yang berlebihan bisa berbahaya dan berisiko memicu berbagai penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, stroke, hingga penyakit jantung.
Berapa Batas Konsumsi Garam yang Aman?
Berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan garam yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah kurang dari 2.000 mg natrium per hari atau setara dengan kurang dari 5 gram garam. Sayangnya, banyak orang mengonsumsi garam dalam jumlah yang jauh lebih tinggi, terutama dari makanan olahan dan cepat saji. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengurangi kadar garam berlebih dalam tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit.
4 Cara Efektif Mengatasi Kelebihan Natrium di Tubuh
1. Perbanyak Minum Air Putih
Salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium adalah dengan meningkatkan konsumsi air putih. Air membantu ginjal dalam menyaring serta membuang natrium melalui urine.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan asupan cairan harian antara lain:
-
Mengonsumsi makanan dengan kadar air tinggi seperti mentimun, semangka, dan selada.
-
Meminum teh tanpa gula sebagai alternatif minuman sehat.
-
Membiasakan diri minum air putih setiap kali sebelum dan sesudah makan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa meskipun air sangat penting, mengonsumsi terlalu banyak air dalam waktu singkat juga bisa berdampak buruk. Kondisi yang dikenal sebagai hiponatremia atau kadar natrium dalam darah yang terlalu rendah dapat terjadi jika tubuh terlalu banyak menyerap air tanpa cukup natrium.