Tampang
Banner Ads

Infeksi Tenggorokan Akibat Streptococcus Jangan Diabaikan, Bisa Picu Kerusakan Katup Jantung

4 Nov 2026 11:36 wib. 32
0 0
Infeksi tenggorokan, jantung, Streptococcus
Sumber foto: Google

Infeksi tenggorokan sering dianggap sebagai gangguan kesehatan ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya. Gejalanya seperti sakit saat menelan, demam, dan rasa tidak nyaman di sekitar tenggorokan terkadang membuat sebagian orang memilih mengabaikannya. Padahal, infeksi yang disebabkan oleh bakteri tertentu dan tidak mendapatkan penanganan tepat berpotensi menimbulkan komplikasi serius, termasuk kerusakan katup jantung.

Salah satu bakteri yang perlu diwaspadai adalah Streptococcus. Bakteri ini dapat menyebabkan radang tenggorokan dan, dalam kondisi tertentu, memicu respons sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang jaringan tubuh sendiri.

Komplikasi tersebut dikenal sebagai demam rematik. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit jantung rematik yang menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Puti Sarah Saus, SpJP(K), menjelaskan bahwa infeksi tenggorokan akibat Streptococcus tidak boleh dianggap sepele. Dalam penjelasannya, infeksi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan pada jantung melalui proses respons imun tubuh.

Hubungan Infeksi Tenggorokan dan Kerusakan Jantung

Infeksi tenggorokan akibat bakteri Streptococcus, khususnya Streptococcus pyogenes atau streptokokus grup A, dapat memicu demam rematik pada sebagian orang yang rentan.

Banner Ads

Kondisi ini tidak terjadi karena bakteri secara langsung masuk dan merusak jantung. Sebaliknya, sistem kekebalan tubuh yang berusaha melawan infeksi dapat mengalami reaksi keliru. Antibodi yang terbentuk untuk melawan bakteri justru bereaksi terhadap jaringan tubuh, termasuk jaringan jantung.

Peradangan yang terjadi dapat menyerang lapisan jantung, terutama katup. Jika peradangan berlangsung dan menimbulkan kerusakan, katup jantung bisa mengalami perubahan struktur sehingga tidak mampu bekerja secara normal.

Katup jantung memiliki fungsi penting untuk memastikan darah mengalir ke arah yang benar. Apabila katup mengalami kerusakan, aliran darah dapat terganggu karena katup tidak menutup atau membuka sebagaimana mestinya.

Akibatnya, kemampuan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh bisa menurun.

Siapa yang Berisiko Mengalami Komplikasi?

Demam rematik dapat dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering ditemukan pada anak-anak dan remaja, terutama kelompok usia 5 hingga 15 tahun. Risiko juga dapat meningkat pada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, kondisi lingkungan padat, serta kurangnya asupan gizi.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

Banner Ads

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Siapakah Presiden Pilihan Gen Z
Banner Ads

INSPIRASI KITA

Banner Ads