Puti Sarah juga menyoroti bahwa gangguan katup jantung akibat proses infeksi masih menjadi persoalan kesehatan pada kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi tertentu. Kurangnya pemenuhan nutrisi dan keterlambatan mendapatkan pengobatan dapat memperbesar risiko komplikasi.
Namun, kerusakan katup jantung tidak selalu berkaitan dengan infeksi. Pada kelompok lanjut usia, khususnya mereka yang berusia sekitar 70 tahun ke atas, gangguan katup juga dapat muncul akibat proses degeneratif atau penuaan.
Seiring bertambahnya usia, jaringan dan struktur katup jantung dapat mengalami perubahan sehingga fungsinya semakin menurun.
Kenali Gejala Katup Jantung yang Mengalami Kerusakan
Kerusakan katup jantung dapat menimbulkan berbagai keluhan. Akan tetapi, gejalanya tidak selalu langsung terlihat pada tahap awal. Sebagian pasien bahkan baru merasakan gangguan setelah kerusakan berlangsung cukup lama.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
-
Sesak napas, terutama ketika melakukan aktivitas fisik atau saat berbaring.
-
Nyeri dada, yang dapat muncul ketika jantung mengalami tekanan akibat gangguan aliran darah.
-
Pingsan, akibat aliran darah ke otak yang tidak mencukupi.
-
Hampir pingsan, ditandai dengan rasa melayang, pusing berat, atau kehilangan keseimbangan.
Jika mengalami keluhan tersebut, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Terlebih apabila memiliki riwayat infeksi tenggorokan yang tidak mendapatkan penanganan memadai.
Pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui kondisi jantung sebelum gangguan berkembang menjadi lebih berat.
Pemeriksaan untuk Mengetahui Kondisi Katup Jantung
Untuk memastikan adanya gangguan pada katup jantung, dokter dapat melakukan pemeriksaan awal melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Jika ditemukan indikasi masalah jantung, pasien dapat dirujuk kepada dokter spesialis jantung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu metode pemeriksaan yang penting adalah ekokardiografi atau USG jantung. Pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara untuk melihat struktur jantung, pergerakan katup, serta aliran darah di dalamnya.
Melalui pemeriksaan tersebut, dokter dapat mengetahui apakah katup mengalami penyempitan atau kebocoran. Hasilnya kemudian digunakan untuk menentukan tingkat keparahan gangguan dan langkah penanganan yang diperlukan.
Bagaimana Penanganan Kerusakan Katup Jantung?