Kerusakan katup jantung tidak selalu mengharuskan pasien menjalani operasi. Penanganan disesuaikan dengan jenis gangguan, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Dokter Puti Sarah Saus menjelaskan bahwa pasien perlu menjalani pemeriksaan diagnostik secara menyeluruh sebelum menentukan apakah tindakan medis tertentu diperlukan.
Pada kasus tertentu, gangguan katup dapat ditangani melalui pemberian obat untuk mengendalikan gejala dan membantu mengatasi komplikasi. Namun, jika kerusakan sudah cukup berat, dokter dapat mempertimbangkan tindakan intervensi.
Saat ini, tersedia pula metode minimal invasif dengan menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah, termasuk dari area paha. Prosedur tersebut dapat menjadi alternatif operasi jantung terbuka bagi pasien yang memenuhi kriteria medis tertentu.
Cara Mencegah Infeksi Streptococcus Menyebabkan Komplikasi
Pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko demam rematik dan penyakit jantung rematik. Salah satu upaya utama adalah tidak mengabaikan gejala infeksi tenggorokan yang dicurigai disebabkan oleh bakteri Streptococcus.
Jika mengalami sakit tenggorokan disertai demam, nyeri saat menelan, atau pembengkakan amandel, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan tes untuk memastikan penyebab infeksi.
Apabila terbukti mengalami infeksi bakteri Streptococcus, pasien perlu mengonsumsi antibiotik sesuai resep dan menghabiskan pengobatan berdasarkan petunjuk dokter. Antibiotik tidak boleh digunakan sembarangan karena infeksi tenggorokan juga dapat disebabkan oleh virus yang tidak membutuhkan obat tersebut.
Selain itu, kebiasaan mencuci tangan, menutup mulut ketika batuk atau bersin, serta menjaga kebersihan lingkungan dapat membantu mengurangi penyebaran bakteri.
Pada akhirnya, infeksi tenggorokan memang tidak selalu berkembang menjadi gangguan jantung. Namun, infeksi Streptococcus yang tidak ditangani dengan tepat dapat memicu komplikasi serius pada sebagian orang. Mengenali gejala, mendapatkan pengobatan sejak dini, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung.