Tampang

Cuci Darah: Ketika Ginjal Tak Lagi Berfungsi Optimal

1 Agu 2024 16:37 wib. 328
0 0
Cuci Darah
Sumber foto: medicalnewstoday.com

  • Diabetes melitus: Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah di ginjal.
  • Hipertensi: Tekanan darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak ginjal.
  • Glomerulonefritis: Peradangan pada glomerulus (bagian dari ginjal yang berfungsi menyaring darah).
  • Polikistik ginjal: Kelainan genetik yang menyebabkan terbentuknya kista pada ginjal.
  • Proses Cuci Darah

    Cuci darah dilakukan dengan menggunakan mesin dialisis. Darah dari tubuh pasien dialirkan melalui mesin dialisis yang berisi cairan dialisat. Di dalam mesin, zat-zat sisa metabolisme dan kelebihan cairan akan berpindah dari darah ke dalam cairan dialisat. Setelah darah dibersihkan, darah kemudian dikembalikan ke tubuh pasien.

    Proses cuci darah umumnya berlangsung selama beberapa jam, dan biasanya dilakukan beberapa kali dalam seminggu.

    Manfaat Cuci Darah

    Cuci darah memberikan banyak manfaat bagi pasien dengan gagal ginjal, di antaranya:

    • Mengontrol kadar zat sisa metabolisme: Cuci darah membantu membuang zat-zat sisa metabolisme yang menumpuk dalam darah, sehingga dapat mencegah terjadinya keracunan.
    • Mengontrol tekanan darah: Dengan membuang kelebihan cairan, cuci darah dapat membantu menurunkan tekanan darah.
    • Mengontrol kadar elektrolit: Cuci darah membantu menjaga keseimbangan kadar natrium, kalium, dan mineral lainnya dalam darah.
    • Meningkatkan kualitas hidup: Dengan melakukan cuci darah, pasien dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif.

    #HOT

    0 Komentar

    Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

    BERITA TERKAIT

    BACA BERITA LAINNYA

    POLLING

    Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?