Selain itu, para ilmuwan ingin meneliti apakah jenis limfoma tertentu memiliki hubungan lebih kuat dengan tato dibandingkan jenis lainnya. Jika korelasinya semakin terbukti, regulasi tentang penggunaan tinta tato mungkin perlu diperketat, termasuk penentuan standar keamanan bahan kimia dalam tinta yang digunakan. Hal ini juga bisa mendorong pengembangan tinta tato yang lebih aman dan ramah terhadap tubuh, sehingga risiko kesehatan dapat diminimalkan tanpa menghilangkan kebebasan individu dalam berekspresi melalui tato.
Meskipun tato telah menjadi bagian dari budaya modern dan sarana ekspresi diri, masyarakat sebaiknya tetap mempertimbangkan risiko yang ada. Dengan meningkatnya bukti ilmiah mengenai potensi dampak negatif tato terhadap kesehatan, individu yang ingin menato tubuh mereka perlu berpikir lebih matang dan mencari informasi yang lebih mendalam sebelum mengambil keputusan.