Tampang.com | Pemutusan hubungan kerja (PHK) bukan hanya berdampak pada kondisi finansial seseorang, tapi juga bisa menjadi pemicu gangguan kesehatan mental seperti stres berat hingga depresi. Menurut psikolog klinis dewasa dari Jaga Batin, Bandung, Adelia Octavia Siswoyo, M.Psi., tekanan emosional pasca PHK bisa berlangsung cukup lama hingga akhirnya berkembang menjadi depresi.
Stres Bukan Sekadar Akibat PHK, tapi Efek Domino Setelahnya
Adelia menjelaskan bahwa pemicu utama stres bukan semata-mata momen kehilangan pekerjaan, tetapi lebih kepada berbagai tekanan yang muncul setelahnya, seperti keuangan yang memburuk, beban tanggungan keluarga, hingga konflik rumah tangga yang mengemuka.
“PHK memang bisa memicu depresi, apalagi jika stres berkepanjangan terjadi selama enam bulan sampai satu tahun,” ujarnya kepada Kompas.com.
Tanda-Tanda Depresi Usai PHK yang Perlu Diwaspadai
Gejala depresi akibat PHK tidak langsung muncul dalam hitungan hari. Menurut Adelia, perubahan yang perlu diperhatikan adalah yang bersifat jangka panjang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.