Tampang

Mengapa Saraf Kejepit Sering Menghantui: Memahami Penyebab Utamanya

28 Agu 2025 14:40 wib. 29
0 0
Nyeri Saraf
Sumber foto: Canva

Cedera Akibat Trauma atau Aktivitas Berlebihan

Bukan hanya masalah usia, cedera juga menjadi penyebab umum saraf kejepit. Trauma fisik, seperti kecelakaan lalu lintas, terjatuh, atau cedera saat berolahraga, bisa menyebabkan kerusakan pada tulang belakang, diskus, atau jaringan di sekitarnya. Cedera ini dapat memicu pergeseran tulang belakang atau pecahnya diskus, yang langsung menekan saraf.

Aktivitas berlebihan atau gerakan berulang-ulang yang salah juga berperan besar. Misalnya, mengangkat benda berat dengan posisi punggung yang tidak benar bisa menyebabkan hernia nukleus pulposus (HNP) atau yang lebih dikenal dengan "saraf kejepit HNP". Kondisi ini terjadi ketika bagian lunak dari diskus keluar dari tempatnya dan menekan saraf. Gerakan repetitif seperti membungkuk, berputar, atau bahkan duduk dengan posisi yang sama dalam waktu lama tanpa istirahat juga dapat memberikan tekanan konstan pada saraf.

Postur Tubuh yang Buruk dan Gaya Hidup Sedentari

Gaya hidup modern dengan kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer atau melihat layar ponsel seringkali menyebabkan postur tubuh yang buruk. Membungkuk, menunduk, atau bersandar dengan posisi yang tidak ergonomis bisa menempatkan tekanan ekstra pada tulang belakang dan leher. Posisi ini memaksa otot, ligamen, dan tulang bekerja di luar batas normal, yang pada akhirnya bisa memicu peradangan dan pembengkakan, menekan saraf.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?