Tampang

Mengapa Kita Bisa Mengalami Déjà Vu?

28 Agu 2025 14:44 wib. 31
0 0
Radio
Sumber foto: Canva

Sensasi aneh dan misterius itu bisa datang kapan saja. Mungkin saat berada di kota baru, melihat pemandangan yang belum pernah dilihat, atau bahkan saat berbincang dengan orang asing, tiba-tiba muncul perasaan kuat bahwa momen ini pernah terjadi sebelumnya. Sensasi familiar yang kuat dan membingungkan ini dikenal sebagai déjà vu, sebuah frasa dari bahasa Prancis yang berarti "sudah pernah dilihat". Hampir semua orang pernah mengalaminya, tetapi apa sebenarnya yang terjadi di balik fenomena ini? Sejak lama, para ilmuwan dan peneliti mencoba mengungkap misteri déjà vu, dan ternyata, ada beberapa teori ilmiah yang mencoba menjelaskannya.

Pergeseran Waktu di Otak: Teori Paling Populer

Salah satu teori yang paling banyak diterima di kalangan ahli saraf adalah teori pemrosesan memori yang terdistorsi atau pergeseran waktu di otak. Teori ini menjelaskan bahwa déjà vu terjadi ketika ada kesalahan sinkronisasi kecil dalam pemrosesan informasi di otak. Bayangkan otak kita sebagai sebuah komputer yang memiliki banyak folder untuk menyimpan data. Informasi yang baru kita lihat atau alami seharusnya melewati serangkaian folder pemrosesan memori.

Saat terjadi déjà vu, ada kemungkinan informasi yang baru saja kita terima entah bagaimana melewati jalur pintas ke memori jangka panjang, sebelum sempat diproses oleh memori jangka pendek. Ketika informasi tersebut akhirnya diproses oleh memori jangka pendek, otak kita keliru menafsirkannya sebagai kenangan dari masa lalu. Jadi, otak kita menganggap pengalaman yang sedang terjadi itu sebagai "pengalaman lama" yang muncul dari memori, padahal sebenarnya itu baru saja terjadi. Singkatnya, otak kita keliru mencap waktu pada sebuah pengalaman.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?