Tidak bisa dipungkiri bahwa belanja saat liburan juga menjadi kegiatan yang menyenangkan. Ketika sedang berlibur, suasana hati seseorang cenderung lebih baik, dan mereka terbuka untuk mencoba hal-hal baru. Berbelanja oleh-oleh menjadi salah satu cara untuk merasakan euforia dari perjalanan tersebut. Dengan menjelajahi pasar-pasar lokal atau pusat-pusat kerajinan, pelancong mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat, memahami cara hidup mereka, dan mungkin bahkan bernegosiasi harga, yang menjadi pengalaman tersendiri.
Aspek lain yang tidak kalah penting adalah faktor nostalgia. Banyak orang memiliki kenangan indah terkait dengan oleh-oleh yang tidak hanya sekadar barang, tetapi juga mengingatkan mereka akan kenangan mengesankan saat berlibur. Misalnya, cokelat khas dari tempat tertentu mungkin mengingatkan seseorang akan momen bahagia bersama teman-teman di suatu tempat. Barang-barang tersebut menjadi pengingat fisik dari pengalaman emosional yang tidak ternilai.
Selain itu, membeli oleh-oleh seringkali menjadi aktivitas sosial. Kegiatan berbelanja saat liburan sering diadakan secara berkelompok, baik bersama teman, keluarga, ataupun rekan kerja. Kegiatan ini menciptakan momen kebersamaan yang membekas di ingatan. Saat berkumpul dan memilih oleh-oleh yang akan dibawa pulang, terdapat banyak obrolan dan tawa yang membuat pengalaman tersebut semakin menyenangkan.