Jakarta – Bagi banyak pemilik hewan, momen hendak berangkat kerja sering kali terasa berat. Anjing atau kucing yang ditinggalkan di rumah bisa menunjukkan tanda-tanda gelisah, sedih, bahkan mencakar-cakar pintu seolah tak rela berpisah. Kondisi ini dikenal sebagai kecemasan perpisahan (separation anxiety), yang menurut pakar hewan Dr. Swathi Hareendran bukanlah tanda pola asuh yang buruk, melainkan respons alami dari ikatan emosional yang kuat antara hewan dan pemiliknya.
Untuk membantu hewan peliharaan lebih tenang ketika ditinggalkan, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan secara bertahap.
Pertama, lakukan latihan pemisahan secara perlahan. Pemilik dapat mulai dengan meninggalkan hewan di ruangan lain selama 10–15 menit, kemudian secara bertahap memperpanjang durasi. Saat hewan mulai terbiasa dan menyadari bahwa pemilik selalu kembali, tingkat kecemasan mereka biasanya akan berkurang. Pada saat yang sama, penting untuk menghindari perpisahan yang berlebihan atau penuh drama agar emosi hewan tidak semakin terpicu.