Tampang

Auto Jago di Arena! 15 Tips Bermain Game Rocket League Biar Nggak Jadi Beban Tim

2 Feb 2026 22:55 wib. 48
0 0
Game Rocket League
Sumber foto: Google

5. Fokus pada Akurasi, Bukan Power

Menendang bola sekeras mungkin tidak selalu efektif. Akurasi arah tembakan jauh lebih penting, terutama saat peluang terbuka. Tendangan pelan tapi terarah sering kali lebih mematikan dibanding tembakan keras tanpa kontrol.

6. Manfaatkan Dinding Arena

Dinding bukan hanya pembatas lapangan. Bola sering memantul di dinding, dan pemain yang terbiasa memanfaatkannya akan punya keunggulan besar. Latih kontrol bola di dinding untuk membuka peluang serangan tak terduga.

7. Jangan Takut Bermain Bertahan

Banyak pemain pemula enggan bertahan karena ingin mencetak gol. Padahal, defense yang solid sering menjadi penentu kemenangan. Menyelamatkan satu gol sama berharganya dengan mencetak satu gol.

8. Perhatikan Posisi Kamera

Gunakan ball cam dan car cam secara bergantian. Ball cam membantu memantau posisi bola, sementara car cam berguna untuk kontrol mobil yang lebih presisi. Mengetahui kapan harus berganti kamera akan meningkatkan awareness secara signifikan.

9. Latihan di Mode Training

Mode training di Rocket League sangat membantu untuk meningkatkan skill. Gunakan free play untuk melatih kontrol bola, shooting, dan recovery. Konsistensi latihan akan terasa langsung saat bermain ranked.

10. Jangan Panik Saat Bola di Udara

Bola melayang sering membuat pemain panik. Jika belum mahir aerial, jangan memaksakan diri. Lebih baik ambil posisi di bawah bola dan menunggu momen yang aman daripada salah lompat dan meninggalkan area kosong.

11. Belajar Membaca Arah Bola

Kemampuan membaca pantulan bola dari lantai, dinding, atau sudut arena adalah skill penting. Dengan membaca arah bola, kamu bisa berada di posisi yang tepat sebelum lawan bereaksi.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?