Tampang

Pemerintah Usulkan Strategi Menurunkan Harga Cabai, Tunggu 2-3 Hari Lagi

4 Mar 2025 07:45 wib. 56
0 0
Pemerintah Usulkan Strategi Menurunkan Harga Cabai, Tunggu 2-3 Hari Lagi

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, baru-baru ini mengungkapkan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk menurunkan harga cabai yang mengalami lonjakan sejak akhir bulan lalu hingga memasuki pekan pertama Ramadan. Dia menegaskan bahwa dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan, diharapkan harga cabai dapat mengalami penurunan yang signifikan.Kita perlu bersabar. Saat ini, kami sedang bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian untuk memastikan pasokan cabai serta komoditas lainnya tersedia melimpah di pasar tradisional, supermarket, dan pasar modern, ujar Sudaryono ketika diwawancarai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin.Lebih lanjut, Sudaryono menekankan bahwa semua warga negara, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun tidak, sepatutnya bisa menikmati harga cabai yang lebih terjangkau di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Meskipun harga cabai terus meningkat, pihaknya mencatat bahwa harga komoditas pangan lainnya seperti telur, beras, dan minyak goreng tetap stabil selama pekan pertama bulan puasa ini.Suplai telur cukup, sehingga dalam hal permintaan tinggi, kami yakin stabilitas dapat terjaga. Namun, cabai tetap menjadi perhatian khusus kami, jelas Sudaryono.Dalam rangka menjaga kestabilan harga, Sudaryono mengungkapkan bahwa operasi pasar terus dilakukan, yang kini hadir di sekitar 300 lokasi di kantor pos di berbagai daerah di Indonesia. Kami sedang mengupayakan kerja sama dengan pihak berwajib untuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) dipatuhi, imbuhnya. Beberapa komoditas yang diawasi ketat termasuk minyak goreng, gula pasir, dan beras, yang saat ini harganya masih mendekati angka HET.Menariknya, data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) menunjukkan bahwa harga cabai, mulai dari cabai merah besar, cabai merah keriting, hingga cabai rawit, mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan sejak pekan terakhir Februari 2025. Rata-rata harga cabai rawit merah di pasar tradisional mencapai Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau diperkirakan sekitar Rp69.150, cabai merah keriting Rp68.350, dan cabai merah besar Rp65.550. Di beberapa pasar di Lombok Tengah, cabai bahkan menembus angka Rp200.000 per kilogram.Selain itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, juga memberikan informasi bahwa cabai rawit merah telah mengalami kenaikan harga sebesar 23,23 persen menjadi Rp81.700 per kilogram dibandingkan bulan sebelumnya. Kami sudah berkomunikasi dengan sentra produksi cabai seperti di Magelang, Jawa Timur, dan Sulawesi. Mayoritas penurunan pasokan diakibatkan oleh banyaknya curah hujan pada bulan ini, ungkapnya saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?