Tampang.com | Lebaran tinggal hitungan hari, namun suasana di pusat perbelanjaan yang biasanya ramai justru tampak sepi. Pasar Tanah Abang dan pusat perbelanjaan emas di Cikini, Jakarta Pusat, mengalami penurunan jumlah pembeli dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat pedagang mengeluhkan turunnya omzet secara signifikan.
Pasar Tanah Abang Tak Seramai Tahun Lalu
Pada tahun-tahun sebelumnya, Pasar Tanah Abang selalu menjadi tujuan utama warga yang berburu pakaian muslim menjelang Idul Fitri. Namun, tahun ini, suasana berbeda terasa. Helma, seorang pedagang gamis di Tanah Abang, mengungkapkan bahwa pasar hanya ramai di akhir pekan, itupun tidak seperti tahun lalu yang dipadati pembeli setiap hari.
"Sekarang kami hanya mengandalkan weekend saja yang lebih ramai daripada hari kerja, tetapi tetap tidak seramai sebelumnya," ujar Helma, Selasa (25/3/2025).
Penurunan jumlah pembeli berdampak pada omzet para pedagang. Helma mengaku pendapatannya merosot sekitar 15-20 persen dibandingkan tahun lalu. Jika biasanya bisa meraup belasan juta rupiah dalam sehari, kini pendapatan hariannya jauh menurun.
Novi, pedagang lainnya, juga merasakan hal serupa. Ia mengatakan bahwa kondisi pasar saat ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pembeli berdesakan memenuhi lorong-lorong pasar.
"Tahun kemarin masih dempet-dempetan, kalau sekarang lebih longgar. Kecuali hari Sabtu dan Minggu, itu masih lumayan ramai, tapi tetap tidak seperti dulu," kata Novi.