Target harga: Rp 4.900 – Rp 5.050
Strategi: Buy untuk pendapatan dividen jangka panjang
Tips Investor Menghadapi IHSG Bergolak
Menghadapi potensi volatilitas IHSG hari ini, analis merekomendasikan beberapa strategi:
-
Fokus pada Saham Blue-Chip: Memilih saham dengan fundamental kuat seperti BUMI, BMRI, BBRI, UNVR, dan TLKM dapat meminimalkan risiko.
-
Pantau Support dan Resistance: Gunakan analisis teknikal untuk menentukan titik entry dan exit yang optimal.
-
Manajemen Risiko: Tetapkan stop-loss sesuai toleransi risiko masing-masing.
-
Diversifikasi Portofolio: Gabungkan saham dari sektor berbeda untuk menyeimbangkan potensi untung dan risiko.
-
Perhatikan Sentimen Global: Berita geopolitik, harga komoditas, dan kebijakan suku bunga dapat memengaruhi IHSG secara signifikan.
IHSG pada 24 November 2025 diprediksi bergerak bergolak dengan range terbatas, didorong oleh sentimen sektor pertambangan, perbankan, dan konsumer. Saham seperti BUMI, BMRI, BBRI, UNVR, dan TLKM menjadi sorotan utama, menawarkan peluang bagi investor yang mampu membaca tren teknikal dan fundamental.
Meski potensi volatilitas tetap ada, strategi akumulasi bertahap, manajemen risiko, dan pemilihan saham blue-chip menjadi kunci untuk memanfaatkan pergerakan pasar. Investor disarankan tetap waspada terhadap fluktuasi global, namun tetap memanfaatkan peluang profit dari saham unggulan yang diprediksi menjadi katalis IHSG hari ini.