Dari semua permasalahan yang dihadapi industri timah di Bangka Belitung, dapat disimpulkan bahwa perbaikan dalam struktur kerja sama antara perusahaan tambang seperti PT Timah dengan pelaku tambang rakyat, perlindungan terhadap hak dan kesejahteraan pekerja, serta pengelolaan lingkungan hidup menjadi hal-hal yang sangat mendesak untuk segera diatasi.
Kondisi ini membutuhkan kerja sama dari pihak pemerintah, perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menemukan solusi yang berkelanjutan, demi menciptakan industri timah yang berkelanjutan dan berdaya saing, serta memastikan keberlanjutan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung dalam jangka panjang. Langkah-langkah proaktif dan kolaboratif perlu diambil untuk menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam industri timah di Babel.
Jadi, seharusnya pemerintah setempat bersama dengan berbagai pihak terkait melakukan langkah-langkah strategis untuk menanggulangi gelombang PHK ini, sekaligus merumuskan berbagai kebijakan untuk menjaga keberlangsungan industri timah dan kesejahteraan pekerja di Bangka Belitung. Kondisi ini juga harus menjadi perhatian bagi pemerintah pusat dalam pengawasan dan kebijakan strategis terkait dengan ekonomi regional dan perlindungan tenaga kerja di daerah-daerah industri.