Fenomena peningkatan konsumsi rumah tangga selama bulan Ramadhan dan pemberian THR juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain menambah daya beli masyarakat, hal ini juga mendorong aktivitas ekonomi yang lebih besar. Dalam beberapa sektor, seperti perdagangan dan industri makanan, kenaikan permintaan selama bulan Ramadhan biasanya sangat signifikan dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Pemerintah juga memiliki peran yang penting dalam mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Melalui kebijakan-kebijakan ekonomi, pemerintah dapat memberikan insentif dan stimulus bagi masyarakat agar lebih berani untuk mengonsumsi, berbelanja, dan berinvestasi. Di samping itu, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan berdampak positif pada konsumsi rumah tangga, yang pada akhirnya dapat membantu pertumbuhan ekonomi negara.
Namun demikian, meskipun konsumsi rumah tangga dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, perlu diingat bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan juga memerlukan dukungan dari sektor lain, seperti investasi, ekspor, dan investasi pemerintah. Pertumbuhan ekonomi yang seimbang dari berbagai sektor ini akan membuat perekonomian negara menjadi lebih kuat dan stabil.