"Kami tidak akan pernah menerima pemindahan warga kami ke luar Gaza. Ini adalah tanah mereka, tempat di mana mereka lahir dan dibesarkan. Dunia internasional harus bertindak untuk menghentikan agresi Israel, bukan malah membiarkan rakyat kami terusir dari rumah mereka sendiri," ujarnya.
Dalam pidatonya, Abbas juga menyerukan agar dunia internasional mendorong gencatan senjata yang nyata dan adil di Palestina. Ia mengajak negara-negara anggota Uni Afrika untuk bersatu dalam menekan Israel agar menghentikan agresinya dan menghormati hak-hak warga Palestina.
Abbas menekankan bahwa solusi terbaik untuk konflik ini adalah dengan mengakhiri pendudukan dan memberikan hak-hak penuh kepada rakyat Palestina, termasuk pengakuan atas negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Pernyataan Abbas mendapatkan dukungan dari sejumlah pemimpin negara Afrika yang menghadiri KTT tersebut. Banyak dari mereka yang mengutuk tindakan Israel dan menyatakan solidaritas mereka terhadap perjuangan rakyat Palestina.