Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
prabowo subianto

Yustinus Pratowo: Prabowo itu Pemimpin Masa Lalu, Rakyat: Jokowi itu Pemimpin Pembohong

20 Februari 2019 | Dibaca : 2367x | Penulis : Admin

Pengamat ekonomi, Yustinus Pratowo, mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto tidak pantas menjadi presiden, contoh pemimpin masa lalu yang tidak mengenal industry 4.0, itu diungkapkan pada saat TV One, ILC 19 Februari 2019.

Langsung disanggah oleh Ferry Mursidan, di BPN (Badan Pemenangan Nasional) tidak pernah ada kalimat yang menyatakan Jokowi tidak pantas jadi pemimpin, apalagi jadi presiden, sesuatu yang tidak pantas dibicarakan, karena saat ini capres hanya ada 2 dan Yustinus Pratowo pendukung Jokowi. Yustinus juga menyampaikan bahwa kesalahan angka, dibolehkan pada saat debat, artinya data bohong boleh ditampilkan.

Tetapi rakyat juga boleh menilai, Jokowi itu presiden pembohong, apa yang dijanjikan tidak sesuai apa yang dilakukan. Jika arah kebijakan menuju yang dijanjikan masih bisa ditoleransi jika tidak sampai, tetapi ini arah kebijakannya berbeda arah,” ungkap Rizal Ramli.

Kebijakan impor kebutuhan pangan pada saat panen sangat merugikan petani. Dulu pada saat kampanye, Jokowi sesumbar akan menghentikan impor, segala macam kebutuhan pangan, sampai mengucapkan, “apa lagi?”, menandakan akan mengstop impor pangan. Lain di mulut lain dikerjakan. Impor pangan Indonesia masih berlangsung dan makin menggila. Kejadian rebut antara kepala Bulog, Budi Waseso dan Menteri Perdagangan, Enggar T, menunjukkan ketidaksamaan kebijakan atas dan bawahannya.

Jokowi bukan cuma pemimpin pembohong, tetapi pemimpin yang lemah terhadap menterinya, karena tidak mampu mengatur mereka. Menteri titipan dari partai politik membuat Jokowi merasa harus balas budi. Pada saat kampany tahun 2014, Jokowi bilang kabinet ramping, tidak perlu banyak seperti kabinet SBY, tetapi malahan sekarang kabinet gendut, malahan komisaris-komisaris BUMN pun diisi oleh orang politik. Tidak seperti jaman dulu, komisaris ditempati oleh direktur-direktur yang sudah pension, hal ini dimaksudkan untuk tetap bisa mengawasi BUMN yang dulu pernah dinakhodai. Sehingga BUMN tetap bisa maju sesuai dengan kebijakan direktur sebelumnya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ahmad Dhani dan Mr P yang Misterius dalam Pusaran Makar 212
3 Desember 2017, by Gatot Swandito
“Malam ini di depan kamar di hotel Sari Pan Pasifik, orang mengaku dari Polda mencari saya. #ADP,” cuit Ahmad Dhani lewat akun Twitter ...
Amankah Hanya Konsumsi Salad Ketika Diet?
7 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika tengah melakukan program diet, tentunya kita mencoba mengurangi asupan makanan pada tubuh. Biasanya, salad menjadi salah satu menu populer ...
Bolehkah Air Hujan Dikonsumsi?
30 Mei 2018, by oteli w
Bolehkah Air Hujan Dikonsumsi? Bagi sebagian tempat yang kesulitan mendapatkan air bersih, musim hujan menjadi berkat tersendiri yang dirasakan,  ...
Anda yang Berkulit Gelap Tak Perlu Khawatir, Berikut Ada Tips Fashion yang Bisa Memercantik Penampilan
7 Juni 2021, by Admin
Banyak wanita merasa malu bahkan tidak terima dengan penampilannya saat ini, seperti mempunyai jenis kulit gelap. Hal ini disebabkan warna tersebut dianggap ...
Inemuri, Budaya Tidur Orang Jepang Yang Bisa Bikin Kamu Iri.
5 Juli 2018, by oteli w
Inemuri, Budaya Tidur Orang Jepang Yang Bisa Bikin Kamu Iri. Bagi para pekerja di Indonesia baik negeri maupun swasta, jangan berani-berani tidur saat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab