Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Yukk.. Patungan Buat Pesawat R80 Karya BJ Habibie

Yukk.. Patungan Buat Pesawat R80 Karya BJ Habibie

6 Januari 2018 | Dibaca : 352x | Penulis : Zeal

Tampang - Bangsa ini memang tidak pernah kekurangan orang hebat, namun kekurangan penghargaan pada orang-orang hebat yang mengharumkan bangsa ini. “ Jas Merah, (Jangan Lupakan Sejarah)” sepenggal kalimat dari Presiden RI pertama. Pernyataan itu cocok untuk bangsa ini karna pada saat ini kita sudah meninggalkan sejarah, terutama sejarah berdirikari (berdiri diatas kaki sendiri) kala itu pada tahun 1995 Indonesia pernah menerbangkan pesawat di langit Bandung, Jawa Barat, pesawat tersebut diberi nama N-250 Gatotkaca oleh Presiden Suharto, pesawat karya anak bangsa itu di buat oleh BJ Habibie. Kapasisitas pesawat tersebut bisa menampung sekitar 50 orang.

Namun unsur politik berhasil menghentikan proyek pesawat ini, padahal pesawat N-250 ini belum sampai melakukan produksi masal tapi sudah dicabut dari akar-akarnya, pada tahun 1998 atas permintaan Internasional Monetary Fund (IMF) proyek N-250 dihentikan, setelah proyek tersebut dihentikan datanglah pesawat-pesawat dari pabrikan Eropa. Sehingga sampai sekarang pesawat N-250 hanya menjadi besi tua yang terpampang menjadi sejarah saksi bisu Indonesia pernah dan bisa membuat Pesawat terbang.

Tapi hari ini kita mulai bangkit, tidak bergantung pada pemerintah. Seperti yang di lansir REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA. Salah satu unit usaha milik Bintang Group menegaskan dukungannya  untuk membantu pembuatan pesawat R80 rancangan BJ Habibie. Ceknricek.com, nama unit usaha tersebut, melakukan penggalangan dana dan dukungan masyarakat (crowfunding) untuk membantu prosesnya.

Kerja sama penggalangan dana tersebut telah ditandatangin oleh DR  Ilham Habibie selaku putra BJ Habibie dan direktur utama  PT Regio Aviasi Industri dengan Fikar Rizky Mohammad selaku direktur PT Bintang Angkasa Berjaya pada jumat (5/1) petang di kuningan, Jakarta Selatan. R80 adalah salah satu prototipe pesawat terbaru yang sedang disiapkan oleh PT Regio Aviasi Industri.

Diperlukan dana sekitar 1,5 miliar dolar AS untuk membiayai produksi pesawat tersebut,

, “pendanaan ini terbuka untuk seluruh rakyat bangsa Indonesia, siapapun bisa ikut turun aktif dalam hal pendaan tidak dibatasi berapa pun uang yang ingin disalurkan, seribu, dua ribu perak silahkan. Yang terpenting bagi kami terkumpul satu juta orang saja yang tercatat memberikan dukungan, itu sudah berarti bagi kami,” kata Ilham.

"Apabila pesawat R80 berhasil terbang dengan hasil patungan bangsanya, itu bisa diandaikan seperti burung garuda, yang merupakan simbol negara kita dengan semboyan berbeda-beda tapi tetap satu, secara harfiah benar terbang mengangkasa di langit Nusantara” Kata Fikar. [Aar/Red]

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

tattoo mata
30 September 2017, by Rachmiamy
Seorang wanita memang rela melakukan apapun untuk mempercantik wajahnya. Meskipun hal yang dilakukannya itu terkesan aneh dan membahayakan bagi kesehatan ...
Berdasarkan Survei KedaiKOPI, Ini yang Orang Pikirkan Pertama Kali Saat Dengar Nama Agus Harimurti Yudhoyono
6 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) mengungkapkan hasil survei mengenai citra yang diingat masyarakat jika mendengar calon ...
Pelukan Terhangat dari Barack Obama untuk Korban Teror Barcelona
18 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Terorisme kembali muncul, kali ini aksi teror bom terjadi di Barcelona. Bom tersebut terpasang dalam sebuah mobil Van yang tiba – ...
Apa Sebenarnya Motif Penembak Massal Las Vegas?
9 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Las Vegas telah di gegerkan oleh aksi penembakan massal yang dilakukan oleh sorang pria pensiunan akuntan bernama Stephen Paddock. Ia ...
KPAI dan DPD Kota Semarang Turun Tangan Atas Pemecatan Siswa Oleh SMAN 1 Semarang
2 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - KPAI menyampaikan keprihatinan atas peristiwa pengeluaran Anin dan Afif oleh SMAN 1 Semarang, mengingat kedua siswa itu berada di kelas akhir dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman