Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Waketum Hanura: Presiden Tak Mungkin Bangkitkan PKI Lewat Film G30S/PKI

Waketum Hanura: Presiden Tak Mungkin Bangkitkan PKI Lewat Film G30S/PKI

25 September 2017 | Dibaca : 581x | Penulis : Rindang Riyanti

Waketum Partai Hanura menepis tudingan politikus r PAN Amien Rais yang mengatakan bahwa di masa kepemimpinan Jokowi memberi angin segar bagi kebangkitan PKI. Rencana untuk membuat ulang film G30S/PKI bukanlah demi membangkitkan PKI, melainkan untuk untuk memberi pemahaman kepada generasi muda perihal bahaya PKI.

"Menurut saya, itu pernyataannya kurang pas, dari mana pula bisa Presiden bisa membangkitkan PKI. Jadi menurut saya, itu sesuatu yang tidak mungkinlah kalau itu terjadi," ujar Waketum Partai Hanura Nurdin Tampubolon, Minggu (24/9/2017).

Nurdin mengatakan film G30S/PKI sudah ada sejak pemerintahan Presiden Soeharto. Rencana diproduksi ulang film tersebut adalah untuk memahamkan dan menyadarkan generasi muda tentang sejarah kelam bangsa Indonesia terkait PKI.

"Menurut saya, rakyat Indonesia bisa melihat, beginilah kekejaman PKI ini, jangan sampai ini terulang lagi. Jadi ini menunjukkan kepada masyarakat bagaimana kejamnya PKI pada zaman mereka masih eksis di Indonesia pada 30 September 1965," lanjutnya.

Waketum Partai Hanura itu memandang bahwa film G30S/PKI perlu diproduksi ulang untuk menunjukan kekejaman PKI. Produksi ulang film G30S/PKI merupakan bagian dari warisan sejarah untuk generasi muda. Film PKI diproduksi bukan untuk menghilangkan atau mengubah fakta sejarah yang ada terkait PKI.

Wacana Presiden Joko Widodo membuat ulang film G30S/PKI agar disesuaikan dengan kaum milenial dikritik keras oleh politikus senior PAN Amien Rais.

Sebelumnya Amien Rais mengatakan bahwa rezim Jokowi secara tidak disadari memberi angin bagi kebangkitan PKI. Karena itu, ia tidak setuju adanya remake film G30S/PKI.

"Yang jelas, sekarang ini rezim Jokowi secara nggak disadari memberikan angin kebangkitan PKI. Itu yang bahaya," kata Amien, Minggu (24/9/2017).

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kuba Melancarkan Serangan dengan Senjata Sonik?
17 September 2017, by Rio Nur Arifin
Diplomat AS yang ditempatkan di Kuba baru-baru ini mengalami serangkaian 'serangan kesehatan misterius'. Sampai saat ini, sebanyak 21 pejabat AS ...
Nikmati Sensasi Menginap Bersama Harimau di Tiger Lodge
29 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kamu ingin mendapatkan pengalaman berbeda saat menginap, kamu bisa coba hotel yang ada di Inggris ini. Disini, kamu dapat menginap bersama ...
mcgregor
24 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pada 26 Agustus, akan hadir laga seru antara petarung Mixed Martial Arts (MMA) Connor McGregor dan petinju tak terkalahkan Floyd Mayweather Jr. ...
Mertua Hobi Ngomel Datang Berkunjung, Hemmmm
1 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- “Mertuaku sebenarnya sayag sama aku Cuma sayang suka ngomel sana-sini dari hal kecil semua diomelin, deuh parah abis”. Mungkin itu ...
Suka Mewarnai Rambut? Hati-Hati Terkena Risiko Kanker Payudara
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini, mewarnai rambut mungkin telah menjadi hal yang biasa yang sering orang-orang. Banyak orang, terutama kaum hawa yang menjadi lebih percaya diri saat ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab