Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Waduh, Game Action Ternyata Dapat Membahayakan Otak Kita

Waduh, Game Action Ternyata Dapat Membahayakan Otak Kita

17 Agustus 2017 | Dibaca : 838x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Siapa yang tidak suka memainkan video game. Dari anak-anak hingga dewasa pastinya memainkan video game. Para lelaki biasanya sangat menyukai game bergenre action.

Namun ternyata, dibalik keseruan game action, genre ini dapat berdampak pada kesehatan otak. Studi menunjukkan, permainan ini bisa berisiko mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Tak hanya itu, genre ini juga beresiko memunculkan depresi hingga skizofrenia.

Menurut studi dalam jurnal Molecular Psychiatry, kebiasaan memainkan video games action mengurangi materi abu di hippocampus, yakni area kunci otak untuk memori (ingatan).

Temuan ini bertolakbelakang dengan dugaan selama ini yang menyebut video games meningkatkan kemampuan otak, mengurangi stres dan memperbaiki gejala depresi.

Padahal, alih-alih hippocampus, 85 persen pemain cenderung semakin memanfaatkan bagian lain otak yang disebut striatum untuk menavigasi jalan mereka melalui sebuah permainan.

Striatum memiliki area yang dikenal sebagai inti kaudatus yang bertindak sebagai semacam "autopilot" dan "sistem penghargaan" yang membantu seseorang membentuk kebiasaan dan mengingat bagaimana melakukan hal-hal seperti mengendarai sepeda.

Semakin sering seseorang menggunakan inti kaudatus,  maka semakin sedikit dia menggunakan hippocampus, dan akibatnya, hippocampus kehilangan sel dan atrofi.

"Jika permainan video menyebabkan penurunan materi abu-abu di hippocampus (orang dewasa muda), maka anak-anak dan dewasa muda harus diingatkan untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya," ujar peneliti dari Universite de Montreal (UdeM) di Kanada, Greg West.

Menurut studi, penderita Parkinson yang juga mengalami demensia, depresi tak disarankan memainkan video game action. Demikian dilansir dari laman Indian Express.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inspirasi Bisnis di Bulan Ramdahan
21 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Siapa sangka bulan Ramadhan pula bisa menjadikan Anda mampu untuk mengumpulkan pundi – ...
KPU
18 Mei 2019, by Admin
Dr. Bahrul Ilmi Yakup, SH.MH, pakar hukum tata negara dan perundang-undangan, bersama 9  orang Advokat dan warga negara lainnya, telah mendaftar  ...
Harapan Golkar: Anies-Sandi Lampaui Standar Kerja Ahok-Djarot
17 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo, Senin (16/10/2017) sore. Menyikapi hal ...
Alasan Kenapa Harus Belajar Kebudayaan Lokal, Belajar Budaya Bukan Berarti Kuno
9 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti dilansir di wikidepedia.com budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari ...
Sarita Ada di Jakarta Saat Faisal Haris Menikah dengan Jennifer Dunn
12 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Baru-baru ini terungkap status hubungan Jennifer Dunn dengan Faisal Haris. Mereka ternyata telah resmi menikah secara siri sejak 9 Desember 2016 ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab