Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Virus Petya, Lebih Kejam dari WannaCry

Virus Petya, Lebih Kejam dari WannaCry

28 Juni 2017 | Dibaca : 885x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Setelah WannaCry yang meneror dunia, kini kelompok hacker kembali melancarkan serangan yang tidak kalah bahaya dengan WannaCry. Serangan ini menggunakan Ransomware Petya. Ransomware ini menyerang melalui kerentanan Windows SMBv1.

F-Secure, perusahaan teknologi keamanan yang berbasis di Helsinski, Finlandia pun angkat bicara. "Petya tidak hanya menggunakan alat Eternalblue dari NSA, melainkan juga menyebar di jaringan internal dengan WMIC dan PSEXEC", Menurut Chief Research Officer F-Secure, Mikkor Hypponen, seperti dikutip dari laman berita The Hacker News, Rabu, 28 Juni 2017.

Hypponen menjelaskan, Petya sama kuatnya dengan WannaCry. WannaCry menyerang lebih dari 300 ribu sistem dan server di seluruh dunia hanya dalam 72 jam, pada Mei lalu.

Hanya, Petya tidak dirancang untuk mengenskripsi file pada sistem yang menjadi target. Sebaliknya, Petya me-reboot komputer secara paksa dan mengenskripsi tabel master hard drive (MFT) dan melumpuhkan master boot record (MBR). Setelah melakukan penyusupan, virus ini bisa mengakses seluruh informasi tentang nama file, ukuran, dan lokasi, pada drive Anda.

"Artinya, Anda sama sekali tidak bisa mengakses komputer sama sekali," kata Hypponen. Tentunya, ini menjadi berita yang cukup mengejutkan.

Hacker kemudian akan menampilkan catatan tebusan agar Anda bisa menggunakan kembali komputer Anda dan berhubungan melalui alamt e-mail Anda yang lain. Namun, Hypponen menyarankan untuk tidak melakukan tebusan. "Karena hacker bisa mendapatkan alamat e-mail Anda yang lain," ujarnya.

Dalam dua hari ini, di media sosial Twitter banyak orang yang mengunggah foto komputer mereka yang terinfeksi. Hacker tersebut meminta tebusan sebesar US$ 300 sekitar Rp 4 juta.

Adapun teks yang ditampilkan oleh si Hacker, "Jika Anda melihat ini, file Anda sudah tidak bisa diakses kembali. Tapi jangan buang waktu Anda untuk memulihkan file karena tak ada yang bisa selain kami."

Salah satu yang terkena virus ini adalah perusahaan kilang minyak milik Rusia, Rosneft. "Kami diserang dua jam yang lalu, kami harus mematikan semua komputer agar virus tidak semakin menyebar," kata juru bicara Kyivenergo Power Company. "Kami menunggu izin dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) untuk mengaktifkannya kembali."

Selain Rosneft, terdengar kabar bahwa hacker juga menyerang Bank Nasional Ukraina (NBU) dan Oschabank. Selain itu, ada juga perusahaan raksasa di dunia yang dikabarkan diserang Petya. Namun, kabar tersebut belum terkonfirmasi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Akupuntur Tanam Benang Efektif Usir Lemak di Perut
23 Januari 2018, by Maman Soleman
Tidak sedikit wanita yang tubuhnya kelihatan langsing dari bagian belakang, tetapi ternyata perutnya terlihat membuncit. Atau lengan atas dan pahanya nampak ...
Kim Tae Hee Artis Tercantik di Korea Selatan?
6 Oktober 2017, by Rachmiamy
Sudah tidak diragukan lagi jika artis- artis Korea Selatan memiliki wajah yang sangat cantik. Kulit yang putih mulus, hidung mancung, dan postur tubuh yang ...
3 Gejala Ini Bisa Jadi Pertanda Anda Terancam Terkena Stroke
25 April 2018, by Maman Soleman
Stroke yang diakibatkan menurunnya aliran darah ke otak memiliki beberapa gejala yang khas. Gejala itu harus dikenali supaya tidak dibiarkan begitu saja. ...
5 Tips Merawat Kulit Saat Malam Hari
16 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Semua wanita menginginkan kulitnya tetap cantik mempesona dan awet muda. Bahkan tidak saja wanita, namun pria juga memiliki keinginan yang sama untuk memiliki ...
Jika Anda Tidak Tahu Apa yang Harus Dilakukan Dengan Hidup Anda, Baca Ini!
20 Agustus 2017, by Zeal
Ada banyak orang yang merasa kebingungan dalam kehidupannya. Apakah Anda salahsatunya? Bila seperti itu, redaksi sudah menyiapkan mengenai bagaimana hal yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview