Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk Menurunkan Polusi Udara

Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk Menurunkan Polusi Udara

12 Juli 2018 | Dibaca : 393x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Kadis Lingkungan DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebut berdasarkan pemantauan dari Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta konsentrasi gas CO, NO dan HC mengalami penurunan selama penerapan aturan ganjil-genap.

"Hasil monitoring kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia terjadi penurunan konsentrasi CO sebesar 1,7 persen, konsentrasi NO turun sebesar 14,7 persen dan konsentrasi HC turun sebesar 1,37 persen," jelasnya, Rabu (11/7/2018).

Keberhasilan pencanangan sistem ganjil-genap ini membuat kualitas udara Ibu Kota menjadi lebih baik berhubung sebentar lagi DKI Jakarta menjadi tempat Asian Games 2018. Ditambah, sistem ganjil-genap mengalami perluasan daerah usai lebaran.

Adapun hasil pantauan di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading mengalami penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, kosentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen. Sedangkan, di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya terjadi penurunan kosentrasi CO sebesar 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen.

Isnawa mengungkapnya, secara umum, semua parameter kualitas udara Jakarta masih di bawah baku mutu. Terlebih dengan adanya penerapan ganjil-genap membuat polutan-polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor semakin berkurang.

Namun, parameter kualitas udara PM-10 yaitu partikel udara atau debu yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron masih sedikit tinggi lantaran adanya aktivitas pembangunan MRT, LRT dan penataan trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin. Nantinya, proyek tersebut dipastikan selesai atau dihentikan sementara saat Asian Games.

"Salah satu parameter keberhasilan penyelenggaraan Asian Games XVII adalah terciptanya udara bersih. Masyarakat juga dapat berperan dalam menyukseskan Asian Games dengan menggunakan transportasi umum, sehingga kepadatan kendaraan berkurang dan udara menjadi bersih," papar Isnawa.

Selain itu, Pemprof DKI juga menggelar uji emisi secara masif sejak 2017 dalam memperbaiki kualitas udara jelang Asian Games. Hal ini difasilitasi oleh 218 bengkel uji emisi yang bersertifikasi dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melalui aplikasi e-uji emisi. Para pengguna sepeda motorpun bisa mendaftar uji emisi mandiri secara online.

Upaya lainnya adalah Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang rutin digelar setiap Minggu pagi, yang berlokasi di jalan Sudirman-Thamrin serta di tiap Kota Administratif.

Hal ini tentunya perlu dilakukan setiap hari, bukan hanya untuk menyambut perayaan Asian Games 2018 saja.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Atasi Hidung Tersumbat Dengan Tips Sederhana Berikut
6 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hidung tersumbat akibat flu tentu saja membuat setiap orang tidak nyaman bukan? Hidung tersumbat membuatmu susah bernafas dengan leluasa bahkan membuat jantung ...
Nagita Slavina : Ayu Ting Ting Kampungan!
2 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Kabar tidak sedap datang dari hubungan antara Nagita Slavina dan Ayu Tingting. Dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Republic Sosmed ...
Setya Novanto Berurai Air Mata, Mulai dari Menceritakan Masa Lalu hingga Meminta Maaf
14 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Persidangan Setya Novanto (SN) memasuki babak pembacaan pledoi. Saat membacakan pembelaan dirinya, SN berurai air mata, tidak mampu untuk menahan ...
6 Penemuan Sejarah Paling Misterius di Dunia
17 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kehidupan di bumi menyimpan jutaan sejarah yang terdapat dari berbagai belahan dunia. Banyak misteri yang masih menjadi objek penelitian bagi para ilmuwan ...
Valentino Rossi Kembali Membalap Di MotoGP Aragon
21 September 2017, by Rachmiamy
Pembalap asal Italia Valentino Rossi dipastikan akan kembali membalap di Sirkuit Aragon pada hari Minggu 24 September 2017. Rossi tidak mengikuti seri ke 13 ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview