Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk Menurunkan Polusi Udara

Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk Menurunkan Polusi Udara

12 Juli 2018 | Dibaca : 249x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Kadis Lingkungan DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebut berdasarkan pemantauan dari Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta konsentrasi gas CO, NO dan HC mengalami penurunan selama penerapan aturan ganjil-genap.

"Hasil monitoring kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia terjadi penurunan konsentrasi CO sebesar 1,7 persen, konsentrasi NO turun sebesar 14,7 persen dan konsentrasi HC turun sebesar 1,37 persen," jelasnya, Rabu (11/7/2018).

Keberhasilan pencanangan sistem ganjil-genap ini membuat kualitas udara Ibu Kota menjadi lebih baik berhubung sebentar lagi DKI Jakarta menjadi tempat Asian Games 2018. Ditambah, sistem ganjil-genap mengalami perluasan daerah usai lebaran.

Adapun hasil pantauan di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading mengalami penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, kosentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen. Sedangkan, di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya terjadi penurunan kosentrasi CO sebesar 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen.

Isnawa mengungkapnya, secara umum, semua parameter kualitas udara Jakarta masih di bawah baku mutu. Terlebih dengan adanya penerapan ganjil-genap membuat polutan-polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor semakin berkurang.

Namun, parameter kualitas udara PM-10 yaitu partikel udara atau debu yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron masih sedikit tinggi lantaran adanya aktivitas pembangunan MRT, LRT dan penataan trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin. Nantinya, proyek tersebut dipastikan selesai atau dihentikan sementara saat Asian Games.

"Salah satu parameter keberhasilan penyelenggaraan Asian Games XVII adalah terciptanya udara bersih. Masyarakat juga dapat berperan dalam menyukseskan Asian Games dengan menggunakan transportasi umum, sehingga kepadatan kendaraan berkurang dan udara menjadi bersih," papar Isnawa.

Selain itu, Pemprof DKI juga menggelar uji emisi secara masif sejak 2017 dalam memperbaiki kualitas udara jelang Asian Games. Hal ini difasilitasi oleh 218 bengkel uji emisi yang bersertifikasi dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melalui aplikasi e-uji emisi. Para pengguna sepeda motorpun bisa mendaftar uji emisi mandiri secara online.

Upaya lainnya adalah Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang rutin digelar setiap Minggu pagi, yang berlokasi di jalan Sudirman-Thamrin serta di tiap Kota Administratif.

Hal ini tentunya perlu dilakukan setiap hari, bukan hanya untuk menyambut perayaan Asian Games 2018 saja.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

blogging
24 Juli 2017, by Gatot Swandito
Banyak yang bilang “Siapa Lo, Lo kan Cuma bisa nulis doang. Di blog pulak”. Bagi yang baru menekuni aktivitas tulis-menulis artikel, khususnya yang ...
Cara Mengolah Kulit Manggis menjadi Obat Herbal Alami
22 Agustus 2017, by fersy dungga
Cara Mengolah Kulit Manggis Menjadi Obat Herbal Alami - Kulit buah manggis banyak sekali manfaatnya. Maka tidaklah heran jika saat ini banyak sekali beredar ...
Gaya Berpakaian Ahmad Dhani di SIdang Pengadilan Jaksel, Takut Gayanya Ditiru Jokowi
23 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui musisi Ahmad Dhani menjadi terdakwa pada kasus kebencian beberapa waktu lalu, dan proses hukumnya masih berjalan. Hari ini pada Senin 23 ...
Semarang: Seorang Pria Membuang Jasad Perempuan di Tepi Jalan
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sesosok jasad wanita yang ditemukan di tepi jalan tepatnya di antara Jalan Kendeng V dan Jalan Pawiyatan Luhur I , Kelurahan Bendanngisor, Kecamatan ...
prof romli atmasasmita
24 April 2017, by Tonton Taufik
Romli Atmasasmita adalah seorang akademisi / guru besar di bidang Ilmu Hukum khususnya Hukum Internasional di Universitas Padjadjaran, ia sempat merasakan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab