Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Terkuak, Kehidupan di Bumi Berasal dari Angkasa Luar

Terkuak, Kehidupan di Bumi Berasal dari Angkasa Luar

27 Maret 2018 | Dibaca : 310x | Penulis : Maman Soleman

Kehidupan di bumi diperkirakan datang dari dunia luar atau saat komet menabrak permukaan bumi. Hal itu ditunjukkan ilmuwan Lawrence Livermore National Laboratory (LLNL), Amerika Serikat, Nir Goldman, dan rekan kerjanya, Isaac Tamblyn dari University of Ontario Institute of Technology, Kanada.

Mereka menemukan bahwa sejumlah komet es yang menabrak bumi jutaan tahun lalu ternyata dapat menghasilkan senyawa organik penunjang kehidupan, termasuk bahan penyusun protein dan sepasang inti DNA dan RNA.

Komet mengandung berbagai molekul sederhana seperti air, amonia, metanol, dan karbon dioksida. Bila menabrak permukaan planet, ia akan menghasilkan energi yang melimpah dan mendorong terjadinya reaksi kimia. "liran materi organik ke bumi melalui komet dan asteroid selama periode hujan komet itu mungkin sebanyak 10 triliun kilogram setiap tahunnya.

Penelitian terakhir dilakukan Goldman dengan menggunakan model komputer. Dalam simulasi terakhir yang dikembangkan superkomputer LLNL keluaran Rzcereal dan Aztec itu, Goldman lebih sering menggunakan model komputer dan mampu menangkap ratusan gambar. Dengan cara itu para peneliti bisa mengumpulkan hasil yang mendekati keseimbangan. Sebagai hasilnya, mereka sekarang ini meneliti susunan hidrokarbon yang lebih luas, yang dapat membentuk materi organik yang mengawali kehidupan.

Ukuran komet berkisar 1,6 kilometer hingga 56 kilometer. Ketika melintasi atmosfer bumi, bagian luar komet menjadi panas, tetapi bagian dalamnya tetap bersuhu dingin. Pada permukaan bumi yang tertabrak komet, terjadi gelombang kejut akibat kompresi. Gelombang kejut dapat terjadi secara tiba-tiba dengan tekanan dan suhu yang intens serta dapat berpengaruh pada komet berupa reaksi kimia sebelum berinteraksi dengan lingkungan planet. Tim peneliti menemukan tekanan kejut dan suhu yang moderat, sekitar 360 ribu tekanan atmosfer dan 4.600 derajat Fahrenheit.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Peringatan, Untuk Para Wanita Jangan Lakukan Solo Traveling ke 3 Negara Ini. Nomor 3 Miris!
23 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Bagi kaum wanita, Solo Traveling merupakan suatu hal yang menantang dan jika Anda berhasil melakukannya maka Anda akan disebut seseorang ...
Rasakan Sensasi Makan Bersama Orang Tak Dikenal dengan Aplikasi TastePlease
2 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Biasanya, jika kita makan diluar rumah pastinya ditemani dengan orang yang kita kenal. Tapi, bagaimana jika kalian makan bersama dengan orang ...
Terungkap Misteri Hilangnya Agatha Christie Selama 11 Hari Pada Tahun 1926
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Salah satu misteri legendaris Agatha Christie yang paling membingungkan akhirnya bisa dipecahkan. Terkenal karena menciptakan tokoh fiktif detektif Hercule ...
Gaya Berpakaian Ahmad Dhani di SIdang Pengadilan Jaksel, Takut Gayanya Ditiru Jokowi
23 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui musisi Ahmad Dhani menjadi terdakwa pada kasus kebencian beberapa waktu lalu, dan proses hukumnya masih berjalan. Hari ini pada Senin 23 ...
fikri faturrahman
12 Mei 2017, by Fikri Faturrahman
“ Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa” Sepenggal lirik, hymne guru Bangsa yang baik, adalah bangsa yang senantiasa menghormati ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih