Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tak Punya e-KTP? Gunakan Suket Perorangan Agar Dapat Memilih di Pilkada 2018

Tak Punya e-KTP? Gunakan Suket Perorangan Agar Dapat Memilih di Pilkada 2018

21 April 2018 | Dibaca : 663x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan mengatakan bahwa KPU akan mencoret nama pemilih yang tidak memiliki surat keterangan (suket) sebagai pengganti e-KTP pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 2018. Demikian pula terhadap para pemilih yang belum masuk ke dalam basis data kependudukan.

"Jadi kalau tidak dikeluarkan suket oleh dinas dukcapil, arahan dan sesuai dengan PKPU nomor 2 tahun 2017, maka dilakukan pencoretan," kata Viryan, di Kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Untuk, Viryan mengatakan jika calon pemilih tidak memenuhi persyaratan maka akan dicoret dan akibatnya dapat mengurangi jumlah pemilih. Untuk menjadi pemilih pada pilkada 2018 diwajibkan memiliki e-KTP. Namun, bagi yang tidak memiliki e-KTP dapat menggunakan surat keterangan (suket).

"Karena pertama, bisa saja ada data ganda. Masih ada data-dara yang tidak memenuhi syarat, sehingga dimungkinkkan terjadi daftar pemilih yang berkurang," ucap Viryan.

Viryan menegaskan bahwa suket yang bisa digunakan nantinya oleh pemilih pun harus suket perorangan dan bukan suket kolektif.

Dia menambahkan bahwa suket kolektif hanya dapat digunakan untuk sekadar memasukkan nama pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)

"Kalau tidak punya suket perorang tidak bisa memilih. Nah suket kolektif ini kan untuk penetapan DPT. Toleransi kita menghargai kerjasama dengan dukcapil," kata Viryan.

Viryan mengaku suket yang ada di sejumlah daerah sampai saat ini masih suket kolektif. Untuk itu ia mengimbau agar segera menerbitkan suket perorangan kepada pemilih yang belum memiliki e-KTP.

"Sejumlah daerah mengeluarkan suket untuk penetapan DPT ini masih suket kolektif. Harus segera diikuti dengan penerbitan suket by name untuk pemilih tersebut menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 juni. Sebab kan tidak ada istilah suket kolektif itu dalam administrasi kependudukan," ucapnya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

inggris u-20
11 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tim Nasional Inggris berhasil menjuarai Piala Dunia U-20. Dominic Solanke dan kawan-kawan mengalahkan Venezuela 1-0 pada partai final di Suwon ...
Muslim Menolak Golput Saat Pilkada
26 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Menjelang pelaksanaan pemungutan suara atau Pilkada yanga akan berlangsung serentak dibeberapa daerah. Diharapkan sebagian besar umat islam ...
Sering Stres Karena Masalah Keuangan? Atasi dengan Cara Berikut
9 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Stress merupakan hal yang sangat mengganggu. Banyak hal yang menjadi penyebab stress, salah satunya adalah masalah keuangan. Bagaimana tidak, hampir seluruh ...
Menakjubkan, Ilmuwan AS Mampu ‘Mengedit’ Gen Pada Janin Manusia
4 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Dilansir dari Liputan6.com, Baru – baru ini para peneliti telah menerbitkan hasil – hasil pertama eksperimen rekayasa genetic ...
Gempa Meksiko Memicu Cahaya Terang yang Misterius, Cahaya Apa?
9 September 2017, by Rachmiamy
Cahaya hijau dan biru misterius telah disaksikan di Mexico City setelah diguncang gempa berkekuatan 8,2 SR. Gempa yang dahsyat tersebut memicu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview