Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tak Perlu Ribet, Charger Ini Bisa Kamu Simpan di Dompet

Tak Perlu Ribet, Charger Ini Bisa Kamu Simpan di Dompet

10 Juli 2017 | Dibaca : 978x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Salah satu perangkat yang tidak boleh lupa pada zaman kekinian adalah charger. Charger inilah yang membantu ponsel anda untuk tetap menyala.

Salah satu perusahaan pembuat aksesoris Kado, merancang perangkat pengisi daya atau charger yang disebut-sebut tertipis di dunia. Klaim ini melihat dari ketebalan charger yang hanya 0,2 inci setara 5 milimeter saja. Agar tampilan rapi dan teratur, kabel charger dirancang agar bisa dililitkan di sekeliling bodi.

Sama seperti charger lainnya, kabel USB dapat dicopot sehingga sewaktu-waktu dapat disambungkan ke komputer bila diperlukan.

Kado charger ini memiliki output 5 volt dan daya 2,1 ampere, mampu menghasilkan 10,5 watt sehingga tergolong dalam "quick charging".

Konsumen bisa memesan Lightning, USB-C atau microUSB sesuai dengan kebutuhan ponsel, serta tersedia dalam varian warna hitam, putih dan rose gold.

Charger ini dapat dipesan seharga 39 dolar di Kickstarter dan proyek ini sudah mendapatkan dana lebih dari yang ditargetkan.

Charger diperkirakan mulai beredar pada Desember 2017 mendatang.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Google Melarang Iklan untuk Layanan Jaminan Obligasi
8 Mei 2018, by Slesta
Google tidak akan lagi mengizinkan layanan jaminan obligasi untuk beriklan di salah satu platformnya, perusahaan itu mengumumkan Senin. Larangan itu, yang ...
6 Jenis Makanan Berikut Dapat Sebabkan Otak Menjadi Kurang Fokus
1 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apakah Anda pernah mendengar ungkapan “you are what you eat” yang artinya kamu adalah apa yang kamu makan. Pernyataan ini ada benarnya jika ...
Andik Kembali Perkuat Timnas Garuda
2 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Andik Vermansyah sudah lama tidak memperkuat timnas bahkan tampil di liga Indonesia. Dirinya saat ini masih bergabung dengan salah satu klub ...
Rokok Elektrik Lipat Gandakan Risiko bagi Remaja
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Remaja yang mencoba merokok rokok elektrik memiliki risiko untuk memiliki kebiasaan merokok yang berlipat ganda. Studi dari University of Waterloo dan Wake ...
Luhut Binsar Panjaitan Tanggapi Pernyataan Polemik Amien Rais "Partai Allah dan Partai Setan"
17 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan meminta agar tokoh politik dapat berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Hal ini ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman