Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Studi: Cacat Jantung Dapat Meningkatkan Risiko Demensia

Studi: Cacat Jantung Dapat Meningkatkan Risiko Demensia

13 Februari 2018 | Dibaca : 300x | Penulis : Slesta

Jika Anda dilahirkan dengan cacat jantung, Anda mungkin perlu lebih khawatir tentang pengembangan demensia seiring bertambahnya usia, sebuah studi baru menunjukkan.

Periset menganalisis catatan medis lebih dari 10.600 orang di Denmark yang lahir dengan cacat jantung antara tahun 1890 dan 1982.

Dibandingkan dengan populasi umum, orang dewasa yang lahir dengan cacat jantung selama periode tersebut memiliki risiko demensia sekitar 60 persen lebih tinggi secara keseluruhan, risiko demensia onset dini lebih tinggi 160 persen (sebelum usia 65), dan 30 persen lebih tinggi risiko diagnosis demensia setelah umur 65 tahun.

"Studi sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang lahir dengan cacat jantung memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah perkembangan saraf pada masa kanak-kanak, seperti epilepsi dan autisme, namun sepengetahuan kita, studi pertama untuk memeriksa potensi demensia di kemudian hari dalam kehidupan orang dewasa," kata penulis studi Carina Bagge. Dia adalah seorang mahasiswa kedokteran di departemen epidemiologi klinis di Aarhus University Hospital, di Denmark.

Penelitian ini dipublikasikan pada 12 Februari di jurnal Circulation.

"Studi kami melibatkan populasi yang lebih tua yang lahir saat perawatan untuk cacat jantung lebih terbatas Pengobatan modern telah meningkat pesat, dan sebagai hasilnya, kami tidak dapat secara langsung menggeneralisasi hasil ini kepada anak-anak yang lahir hari ini. Kami memerlukan kerja lebih jauh untuk memahami risiko di era modern, "kata Bagge dalam sebuah rilis berita jurnal.

Cacat jantung adalah jenis cacat lahir yang paling umum terjadi, terjadi pada empat sampai 10 dari setiap 1.000 kelahiran hidup di Amerika Serikat. Dengan perawatan yang lebih baik, lebih banyak orang yang lahir dengan cacat jantung sekarang bertahan sampai dewasa, para penulis penelitian mencatat.

Sementara studi tersebut menemukan risiko demensia yang lebih tinggi di antara orang dewasa yang lahir dengan cacat jantung, hasilnya tidak membuktikan bahwa cacat jantung menyebabkan demensia, kata periset.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Flu Shot Kunci Untuk Penderita Diabetes
11 Oktober 2017, by Slesta
Dengan prediksi yang menyerukan musim flu yang berpotensi buruk tahun ini, dokter mendesak orang - terutama mereka yang menderita diabetes - untuk mendapatkan ...
Yakin Pacarmu Calon Suami yang Tepat? Inilah Tanda – tandanya
6 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Pada saat seseorang memutuskan untuk menikah adalah masa yang cukup berat karena memilih calon pasangan bukanlah perkara yang mudah untuk ...
Manakah yang Lebih Sehat, Jeruk Atau Jus Jeruk?
7 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak pakar menyebutkan bahwa diantara kedua pilihan tersebut yang baik adalah dengan mengkonsumsi jeruk dan air secara terpisah, dibandingkan ...
U.N .: Pameran Seni Korea Utara di UAE Bisa Melanggar Sanksi
12 April 2018, by Slesta
Dewan Keamanan PBB sedang menyelidiki pameran karya seni Korea Utara di Uni Emirat Arab untuk menentukan apakah pertunjukan itu melanggar sanksi ...
5 Hal Sepele Ini Ternyata Mampu Rusak Hubungan
21 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Biasanya, adanya masalah dalam hubungan membuat kedua insan ini menjadi lebih dewasa dan lebih dekat. Namun, jika masalah dibiarkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab