Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Sri Mulyani Segera Ajukan Usulan Pembahasan RUU Redominasi Kepada Baleg DPR

Sri Mulyani Segera Ajukan Usulan Pembahasan RUU Redominasi Kepada Baleg DPR

29 Agustus 2017 | Dibaca : 594x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan segera mengajukan usulan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi atau penyederhanaan nilai rupiah kepada Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) agar masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2017.

Saat ini, RUU Redenominasi tengah dipersiapkan oleh pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI). "Akan disampaikan dan dimasukkan ke Baleg. Kalau prosesnya dilakukan secara baik, ya kami nanti ikut menjaga," ucap Sri Mulyani di Gedung DPR, Selasa (18/7).

Kendati akan mengajukan RUU Redenominasi, Sri Mulyani mengaku pemerintah masih perlu melihat perkembangan ekonomi Tanah Air dalam beberapa tahun ke depan guna melaksanakan rencana tersebut. Pasalnya, pelaksanaan redenominasi harus dilaksanakan saat perekonomian berada pada tingkat yang stabil.

"Kami lihat, fondasi ekonomi harus terjaga dengan baik dari sisi stabilitas. Apakah neraca pembayaran, kebijakan fiskal, dan moneter. Semua harus memiliki kualitas terjaga sehingga menimbulkan confident," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku cukup percaya diri akan perekonomian di tahun ini. Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah dianggap kembali memiliki kredibilitas. Selain itu, Indonesia juga telah mendapat peringkat layak investasi dari tiga lembaga pemeringkat.

Tak hanya itu, dari sisi neraca pembayaran, Indonesia juga tengah menunjukkan performa yang baik. "Kalau kebijakan tetap konsisten, kondisi ekonomi tetap terjaga. Pasti akan bisa menuju ke hal yang positif," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR Misbakhun memberi dukungan bagi pemerintah dan BI untuk mengusulkan RUU Redenominasi untuk diajukan kepada Baleg ke Prolegnas 2017.

Sementara itu, putusan mengenai siapa yang menjadi tim pembahas RUU Redenominasi usai ditetapkan oleh Baleg, akan diputuskan oleh Badan Musyawarah (Bamus). "Nanti kami serahkan ke Bamus, apakah dibahas di Komisi XI, dibahas oleh Panita Khusus (Pansus), atau Baleg, nanti Bamus yang memutuskan. Tapi bisa ada ruang untuk melakukan perubahan ini," kata Misbakhun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Temanmu Iri Padamu? Kenali 7 Tanda Ini.
1 September 2017, by Myanisha Zurhijaya
Banyak pertemanan yang putus di tengah jalan karena masalah kecil yang sebenarnya bisa diselesaikan bersama. Rasa iri, misalnya. Iri tentu adalah hal yang ...
Rendang dan Nasi Goreng Makanan Terlezat di Dunia, Sushi dan Ramen Lewaaat!
22 Juli 2017, by Zeal
Satu kata, Bangga! Indonesia mendapatkan pengakuan Internasional dan menjadi peringkat pertama. Hal ini diraih melalui kuliner Indonesia yang sudah mendunia. ...
harga bbm
3 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi komoditi penting dalam perekonomian masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya ...
PT KAI Buka Pemesanan Tiket untuk Mudik Lebaran Mulai 7 Maret Besok
6 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Untuk mempersiapkan mudik Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri 1439 H yang diperkirakan jatuh pada 15-16 Juni, PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera ...
Polisi Tangkap Pembuat Kue Berbahan Telur Busuk di Majalengka
24 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Seorang pembuat kue berinisial AR, warga asal Desa Rawa, Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka, ditangkap Satuan Reskrim Polres Majalengka ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview