Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Seorang Petani Temukan Bom Peninggalan Perang Dunia ke-2

Seorang Petani Temukan Bom Peninggalan Perang Dunia ke-2

16 November 2017 | Dibaca : 1319x | Penulis : Admin

Tampang.com – Benda-benda peninggalan perang dunia ke-II berupa bom atau mortir masih banyak ditemukan di Tarakan. Baru-baru ini, seorang pria bernama Rusharno yang kesehariannya sebagai petani kebun, mendapati bom di sekitar rumahnya di Kelurahan Juata Kerikil. 

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone  M.H.R Supit, melalui Perwira Urusan Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, Rusharno, yang bertempat tinggal di Gang Jengkot, Keluruhan Juata Kerikil, hampir saja menjadi korban ledakan mortir bekas peninggalan perang dunia kedua. Saat sedang mencangkul di kebunnya, ia kaget lantaran ujung cangkulnya mengenai sebuah benda yang diduga besi tua. Alhasil, Rusharno tidak melanjutkan pekerjaannya. "Setelah di cek, perlahan-lahan Rusharno merasa shock setelah melihat benda yang ia cangkul tersebut berbentuk seperti mortir. Dia (Rusharno) langsung melaporkan kepada Mapolres Tarakan," ungkapnya.

Setelah menerima laporan dari Rusharno, tim Polres Tarakan langsung menghubungi anggota Subden 4 Gegagan Satbrimob Detastemen C Pelopor Polda Kaltim. "Jadi dari Polres Tarakan langsung dipimpin oleh Kepala Sentral Pelayaan Kepolisian (KSPK) menuju lokasi, dan Subden 4 Gegana dipimpin langsung oleh Iptu M. Noor,” kata Denny.

Setibanya anggota kepolisian di tempat tersebut, langsung dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengecek dan mengamankan benda yang diduga mortir. Dari hasil olah TKP, diketahui mortir yang didapat ini berjenis bom udara. "Bom tersebut memiliki berat 40 kg, berdiameter depan dan belakang 25 cm, dan berdiameter tengah 75 cm,” tegas pria berpangkat balok satu ini.

Untuk mengamankan mortir tersebut, anggota Subden 4 Gegana langsung membawa ke Mako Brimob Detasemen C Pelopor untuk disimpan di bunker bersamaan dengan bom-bom yang pernah ditemukan sebelumnya.

Sebagai daerah yang pernah dijadikan tempat perang dunia kedua, tidak menutup kemungkinan masih ada banyak lagi mortir-mortir akif yang tertimbun di Tarakan. Untuk itu, Deny mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan benda-benda yang mencurigakan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian. “Jangan ragu untuk melaporkan kepada polisi, agar barang tersebut segera diamankan dan hal-hal yang tidak diiginkan bisa dihindari,” jelasnya. 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Masalah Tidak Selamanya  Menjadi Malapetaka Dalam Hidup Anda
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Manusia tidak pernah lepas dari masalah. Setiap orang pasti pernah bahkan sering mengalami masalah dalam hidupnya. Setipa orang memiliki masalah yang berbeda ...
Menjelang Pelantikan, Anies - Sandi: 23 Program akan Dimasukkan dalam Dokumen Perencanaan
13 Oktober 2017, by Zeal
tampang - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan – Sandiaga Uno (Anies – Sandi), akan dilantik dalam beberapa hari lagi. ...
husein al habsyi
14 Oktober 2017, by Tonton Taufik
Joko ! Saya minta klarifikasi dari anda, menurut mata dan telinga anda (intel) 6 bulan yang lalu anda akan mengganti panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio, ...
Google Ciptakan Kota Buatan untuk Menunjang Pengembangan Waymo
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perusahaan teknologi raksasa dunia, GOogle dikabarkan tengah membangun kota buatan khusu di California, Amerika Serikat. Kota tersebut bernama ...
Dalam Semalam Ratusan Ribu Butir PCC di Produksi di Pabrik Ini
20 September 2017, by Retno Indriyani
Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) adalah jenis obat yang sedang booming saat ini. PCC merupakan obat ilegal yang disalahgunakan sebagian orang. Dampak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab