Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Sejarah Penemuan Staples

Sejarah Penemuan Staples

11 Juni 2018 | Dibaca : 116x | Penulis : oteli w

Sejarah Penemuan Staples

Menurut catatan sejarah, staples berasal dari abad ke-18 di Prancis.

Menurut legenda, mesin staples yang dioperasikan dengan tangan sudah dibuat untuk Raja Louis XIV dari Perancis di tahun 1700-an. Setiap mesin staples diberi lambang kerajaan.

Ketika pemakaian kertas semakin meluas di abad ke-19, dibutuhkan alat penjilid kertas yang lebih praktis. Seorang penemu bernama Samuel Slocum memperoleh paten untuk alat penjilid kertas modern pada tanggal 30 September 1841. Berdasarkan gambar paten dan penjelasannya, alat ini belum bisa disebut staples. Alat ciptaan Slocum hanya menyatukan kertas dengan semacam paku supaya lebih mudah dikemas dalam jumlah banyak. Penciptanya memang mengabdikan seumur hidupnya untuk menjual paku sambil menyempurnakan desain paku tersebut.

Pada tanggal 7 Agustus 1866, alat bernama Novelty Paper Fastener dipatenkan oleh perusahaan bernama Patent Novelty Mfg Co. Alat ini hanya dapat diisi dengan satu isi staples, bisa digunakan untuk menjilid kertas, buku, hingga memaku karpet, mebel, atau kotak. Isi staples dibuat dalam berbagai ukuran, 3/16 inci, 1/4 inci, 3/8 inci, dan 1/2 inci.

Pada tanggal 24 Juli 1866, George W. McGill memperoleh U.S. Patent No. 56,587 untuk prototipe isi staples modern berupa penyatu kertas dari kuningan yang bisa dibengkokkan. Di tahun berikutnya pada tanggal 13 Agustus 1867, George W. McGill kembali menerima U.S. Patent No. 67,665 untuk alat tekan yang bisa memasukkan isi staples ke dalam kertas. Alat ini ikut dipamerkan di Centennial Exhibition tahun 1867 yang diselenggarakan di Philadelphia.

McGill terus bekerja menyempurnakan berbagai alat staples dan isinya hingga tahun 1880-an. Pada tanggal 18 Februari 1879, hak paten No. 212,316 diterima McGill dari kantor paten Amerika Serikat untuk alat tekan memasukkan isi staples yang disebut McGill Single-Stroke Staple Press. Alat ini beratnya 1,1 kilogram dan bisa diisi dengan satu isi staples ukuran 1/2 inci untuk satu kali pengisian. Isi staples bisa menembus beberapa lembar kertas sekaligus.

Beberapa alat untuk menjilid atau mengikat kertas sebenarnya tidak menggunakan klip, paku, atau isi staples. Kertas dilubangi dan dilipat sehingga sejumlah kertas bisa dijilid sekaligus. Sebagian di antaranya bahkan sudah mendapat hak paten, termasuk alat yang disebut Clipless Stand Machine. Alat ini dibuat di Newton, Iowa dan dijual antara tahun 1880-an hingga tahun 1920-an. Kertas dilubangi membentuk bagian kertas seperti lidah yang bisa dilipat di bagian belakang kertas. Cara kerja yang sama juga digunakan alat yang disebut Bump's New Model Paper Fastener.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Baikkah Sikap Diam Ketika Menjalin Hubungan?
19 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bagi sebagian orang, sikap diam dalam hubungan cinta menjadi hal yang buruk. Hal ini karena ia merasa tak dipedulikan oleh pasangannya. Oleh ...
Baru Saja Makan, Sudah Lapar Lagi? Apa yang Menyebabkan Kita Lapar?
2 November 2017, by Rio Nur Arifin
Baru 2 jam setelah sarapan dan saya mulai merasakan perasaan lapar yang aneh, membuat saya bertanya-tanya: apa yang membuat kami lapar? Kelaparan ...
Google Bekerjasama Dengan Levi's Ciptakan Smart Jacket
13 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tidak hanya ponsel dan televisi saja yang kini pintar. Kini, jaket pintar pun akan segera beredar. Bukan hanya sebagai pelindung dan ...
Film Indonesia yang akan di Putar di Bulan Penuh Kasih
2 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Bulan Februari identik dengan romantisisme. Tidak lain tidak bukan karena ada Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. ...
bang japar
17 April 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 17 April 2017—Menjelang Hari H Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang jatuh pada, Rabu, 19 April 2017, Relawan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab