Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Sebelum Mewarnai Rambut, Ketahui Dahulu 6 Efek Samping yang Dapat Terjadi

Sebelum Mewarnai Rambut, Ketahui Dahulu 6 Efek Samping yang Dapat Terjadi

5 September 2017 | Dibaca : 1107x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Untuk kaum wanita, rambut dianggap sebagai mahkota. Hal ini karena rambut mampu menunjang penampilan mereka.

Karena hal ini, maka tidak jarang para wanita melakukan beberapa cara untuk memperindah rambutnya. Salah satunya dengan mewarnai rambut. Hal ini memang dapat mempercantik tampilan, namun jangan lupa pewarna ini berasal dari zat kimia, yang kemungkinan memiliki efek samping.

Sebelum kamu memutuskan untuk mewarnai rambut, ingat terlebih dahulu 6 efek samping yang dapat kamu derita, seperti dilansir dari laman Bollywoodshaadis.com, Selasa (05/9/2017).

1. Alergi

Pewarna rambut mengandung zat bernama Paraphenylenediamine atau PPD, zat ini dapat menyebabkan gatal pada kulit kepala, kemerahan, dan bengkak pada kulit.

Bukan hanya itu saja, bila alrgi tidak kunjung sembuh akan mengalami pembengkakan di sekitar mata dan kelopak mata, dan kulit bersisik di sekitar mata, hidung dan wajah.

2. Rambut Rapuh

Jika kamu salah satu yang sering bergonta-ganti warna rambut, pastinya akan berdampak buruk pada rambut.

Bahan kimia akan memisahkan skala kutikula, dan membuat rambut semakin kering dan rapuh. Bila hal ini terjadi, hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan memotong rambut kamu.

3. Iritasi Kulit

Bila kamu ingin mewarnai rambut, sebelumnya cobalah melakukan tes pada kulit kepala selama 48 jam, jika tak ada masalah, maka silahkan kamu warnai seluruh rambut kamu.

Bila Anda tidak melakukan tes, rambut yang tidak cocok dengan bahan kimia tersebut akan bereaksi. Gejala dari bahan kimia tersebut adalah kulit kepala yang terasa terbakar, gatal dan rasa tidak nyaman. Tidak ada salahnya, konsultasikan pada dokter kulit bila hal ini terjadi pada rambut kamu.

4. Kanker

Eksperimen yang dilakukan oleh laboratorium, membuktikan bahwa PPD, dapat merusak sel DNA manusia dan menyebabkan kanker. American Cancer Society percaya bahwa pewarna rambut bersifat karsinogen, dan meningkatkan risiko kanker payudara dan menggangu keseimbangan hormon alami.

5. Asma

Rambut yang sering terpapar bahan kimia pada pewarna rambut, akan memiliki risiko lebih tinggi terkena asma. Paparan PPD pada pewarna rambut, dapat mengganggu jalur jalan napas dan sulit untuk bernafas.

6. Kelainan Janin

Bahan kimia yang sering terkena kulit kepala, akan diserap dan masuk ke aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan kelainan dan gangguang pada janin. Untuk itu, jangan terlalu sering menggonta-ganti pewarna rambut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Misteri Fosil Bayi DInosaurus Terpecahkan Setelah 25 Tahun
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir BBC.co.uk - Sebuah fosil yang ditemukan di China akhirnya secara resmi berhasil diidentifikasi setelah lebih dari seperempat abad. Dinosaurus muda, ...
Tak Hanya Menghangatkan, Ini Khasiat Jahe untuk Kesehatan Kulit
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jahe dianggap sebagai salah satu herbal yang paling berkhasiat untuk kesehatan. Jahe mengandung vitamin B dan C, serat, zinc, dan senyawa ...
Terkait Perppu Ormas : Dana Pramuka di Bekukan Menpora
24 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hizbut Tahrir Indonesia resmi dibubarkan pemerintah setelah pemerintah menerbitkan perppu ormas. beberapa organisasi kepemudaan dan organisasi ...
Peneliti di Jepang Kini Tengah Mengembangkan Telur yang Mengandung Obat
11 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Para peneliti di Jepang kini mulai melakukan perekayasaan pada genetika telur ayam. Telur ayam tersebut menjadi memiliki kandungan obat yang ...
Seniman Inggris Ini Ciptakan "Malaikat" dari Pisau
3 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seniman asal Inggris, Alfie Bradley menciptakan karya patung yang menakjubkan. Selain menakjubkan, hasil karyanya ini terbilang unik. Bagaimana ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab