Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Salut! Pilot ini Berhasil Mendaratkan Pesawat dengan Mulus Walau Kehilangan Satu Ban Pesawat

Salut! Pilot ini Berhasil Mendaratkan Pesawat dengan Mulus Walau Kehilangan Satu Ban Pesawat

27 Oktober 2017 | Dibaca : 820x | Penulis : Rachmiamy

Sebuah pesawat terbang Biman yang membawa 71 penumpang dan awak kapal lolos dari sebuah kecelakaan setelah salah satu rodanya jatuh saat lepas landas dari bandara Saidpur.

Dilansir dari The Daily Star, sang pilot berhasil menerbangkan Bombardier Dash-8 ke Dhaka dan mendarat di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal dengan mudah dengan kondisi salah satu dari dua rodanya yang hilang.

Pesawat itu kehilangan roda pada saat lepas landas sekitar pukul 09:30, kata Shakil Meraj, general manager, humas, Biman Bangladesh Airlines.

Informasi dari kontrol lalu lintas udara (ATC) Bandara Saidpur, Kapten Atique, yang memimpin operasi pesawat terbang, mengeluarkan sebuah panggilan Mayday dan meminta kontrol lalu lintas udara di Dhaka untuk mempersiapkan pendaratan darurat, tambahnya.

Pesawat tersebut melakukan beberapa penerbangan rendah ke bandara Dhaka sehingga pejabat menara ATC bisa melihat dan memastikan bahwa sebuah roda benar-benar hilang.

Berbicara kepada The Daily Star, beberapa pejabat Biman dan Otoritas Penerbangan Sipil Bangladesh yang hadir di bandara kemudian, mengatakan Kapten Atique meminta penumpang untuk mengencangkan sabuk pengaman mereka dan berpegangan pada kursi di depan mereka.
Untuk menghindari kepanikan diantara penumpang, pilot hanya menginformasikan kepada penumpang bahwa mereka mungkin memiliki pendaratan yang kurang mulus, kata Capt Salahuddin M Rahmatullah, konsultan senior, kelompok investigasi pesawat terbang dan investigasi CAAB.

Setelah berkonsultasi dengan pilot senior maskapai penerbangan melalui radio, pilot menggunakan teknik "sayap kiri ke bawah" untuk memastikan bahwa roda pendaratan kiri menyentuh ke bawah terlebih dahulu dan roda pendaratan yang tepat disentuh dengan lembut.

Saat mendarat, sayapnya berbelok ke kiri dan kapten harus menerapkan "sejumlah besar rudder yang tepat" untuk menahan pesawat terbang, kata Capt Salahuddin.

Dia kemudian menggunakan rem darurat untuk menghentikan pesawat dan penumpang bisa turun melalui pintu kiri depan.
Capt Salahuddin mengatakan bahwa pilotnya kehilangan kendali saat mendarat, kecelakaan itu bisa menjadi masalah utama.

Tofail Ahmed, seorang guru sekolah dari Saidpur Cantonment High School yang berada di pesawat, mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak merasakan adanya benturan saat mendarat. Dia sangat memuji pilot karena membuat para penumpang aman menaiki pesawat.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya
18 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  ...
promosi toko online
14 Juni 2019, by Admin
Berikut ini adalah 4 cara promosi online yang efektif untuk UKM dan online shop. Sebenarnya masih banyak lagi cara promosi online, hanya saja 4 cara ini sudah ...
Pilih SMA atau SMK, Bedanya Apa Sih?
7 November 2017, by Zeal
Tampang- Ada yang belum tahu bedanya Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)? Bingung menentukan pilihan untuk melanjutkan setelah ...
Andrea Dovizioso Sukses Menjadi Yang Tercepat di Sirkuit Sepang Malaysia
29 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pembalap Tim Ducati Corse asal Italia Andrea Dovizioso sukses menjaga peluangnya menjadi juara dunia MotoGP 2017. Dovizioso sukses menjadi yang tercepat pada ...
Mampir Sejenak ke Kampung Naga di Tasikmalaya
13 Juli 2017, by Rachmiamy
Kampung Naga adalah suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya, dalam hal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih