Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Salut! Pilot ini Berhasil Mendaratkan Pesawat dengan Mulus Walau Kehilangan Satu Ban Pesawat

Salut! Pilot ini Berhasil Mendaratkan Pesawat dengan Mulus Walau Kehilangan Satu Ban Pesawat

27 Oktober 2017 | Dibaca : 1095x | Penulis : Rachmiamy

Sebuah pesawat terbang Biman yang membawa 71 penumpang dan awak kapal lolos dari sebuah kecelakaan setelah salah satu rodanya jatuh saat lepas landas dari bandara Saidpur.

Dilansir dari The Daily Star, sang pilot berhasil menerbangkan Bombardier Dash-8 ke Dhaka dan mendarat di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal dengan mudah dengan kondisi salah satu dari dua rodanya yang hilang.

Pesawat itu kehilangan roda pada saat lepas landas sekitar pukul 09:30, kata Shakil Meraj, general manager, humas, Biman Bangladesh Airlines.

Informasi dari kontrol lalu lintas udara (ATC) Bandara Saidpur, Kapten Atique, yang memimpin operasi pesawat terbang, mengeluarkan sebuah panggilan Mayday dan meminta kontrol lalu lintas udara di Dhaka untuk mempersiapkan pendaratan darurat, tambahnya.

Pesawat tersebut melakukan beberapa penerbangan rendah ke bandara Dhaka sehingga pejabat menara ATC bisa melihat dan memastikan bahwa sebuah roda benar-benar hilang.

Berbicara kepada The Daily Star, beberapa pejabat Biman dan Otoritas Penerbangan Sipil Bangladesh yang hadir di bandara kemudian, mengatakan Kapten Atique meminta penumpang untuk mengencangkan sabuk pengaman mereka dan berpegangan pada kursi di depan mereka.
Untuk menghindari kepanikan diantara penumpang, pilot hanya menginformasikan kepada penumpang bahwa mereka mungkin memiliki pendaratan yang kurang mulus, kata Capt Salahuddin M Rahmatullah, konsultan senior, kelompok investigasi pesawat terbang dan investigasi CAAB.

Setelah berkonsultasi dengan pilot senior maskapai penerbangan melalui radio, pilot menggunakan teknik "sayap kiri ke bawah" untuk memastikan bahwa roda pendaratan kiri menyentuh ke bawah terlebih dahulu dan roda pendaratan yang tepat disentuh dengan lembut.

Saat mendarat, sayapnya berbelok ke kiri dan kapten harus menerapkan "sejumlah besar rudder yang tepat" untuk menahan pesawat terbang, kata Capt Salahuddin.

Dia kemudian menggunakan rem darurat untuk menghentikan pesawat dan penumpang bisa turun melalui pintu kiri depan.
Capt Salahuddin mengatakan bahwa pilotnya kehilangan kendali saat mendarat, kecelakaan itu bisa menjadi masalah utama.

Tofail Ahmed, seorang guru sekolah dari Saidpur Cantonment High School yang berada di pesawat, mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak merasakan adanya benturan saat mendarat. Dia sangat memuji pilot karena membuat para penumpang aman menaiki pesawat.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Banjir dan Tanah Longsor di Asia Bagian Selatan, 245 Tewas
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang menghancurkan bagian utara India, Nepal selatan dan Bangladesh dalam beberapa hari terakhir. Korban saat ini ...
Yukk.. Patungan Buat Pesawat R80 Karya BJ Habibie
6 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Bangsa ini memang tidak pernah kekurangan orang hebat, namun kekurangan penghargaan pada orang-orang hebat yang mengharumkan bangsa ini. “ Jas ...
Gunung Berapi Hawaii Menembakkan Lava 300 Kaki ke Udara
19 Mei 2018, by Slesta
Letusan di Gunung Api Kilauea di Pulau Besar Hawaii mengirimkan kolom lava menembaki hingga 30 kaki di udara Jumat, kata Survei Geologi AS. Observatorium ...
Minggu Depan Festival Danau Sentani 2017 Digelar, Targetkan 50 Ribu Wisatawan
14 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ajang tahunan Festival Danau Sentani (FDS) akan kembali digelar pada 19 hingga 23 Juni 2017 di kawasan wisata Khalkhote, Sentani Timur, ...
Dampak Kelebihan Kafein Pada Kerja Otak
18 Mei 2018, by oteli w
Dampak Kelebihan Kafein Pada Kerja Otak   Kopi ada minuman yang mengandung kafein. Minum kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi jika ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab