Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pusing…..! Adik Kakak Bertengkar Terus.

Pusing…..! Adik Kakak Bertengkar Terus.

15 Oktober 2017 | Dibaca : 2260x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampag.com- Kedekatan dan keakraban anak dengan saudaranya bisa terjalin dengan bantuan orang tua. Kadang tejadi Pertengkaran, perdebatan, atau konflik antara adik dan kakak memang hal yang normal terjadi. Tapi kalau adik dan kakak terus bertengkar, wah bakal bikin rumah jadi berisik terus dan pastinya bisa jadi berdampak negatif untuk tumbuh kembangnya. Sebagai orang tua, kita juga perlu turun tangan untuk membuat adik dan kakak bisa akrab dan gampang akur.

Ada sejumlah hal yang sebenarnya sederhana tapi bisa sangat efektif untuk membuat adik dan kakak nggak gampang bertengkar. Berikut tips-tips yang bisa Moms coba yes.


Jangan Membanding-Bandingkan Mereka
"Si kakak tuh lebih jago Matematikanya daripada kamu."
"Lihat tuh adikmu bisa rangking satu di kelas."
Moms, sebaiknya kita tak membanding-bandingkan anak apalagi yang terkait dengan prestasi atau kemampuannya di bidang sesuatu. Sikap membanding-bandingkan kita bisa membuat anak jadi iri satu sama lain. Bahkan bisa membuat si adik atau kakak jadi merasa tak disayangi.

Bantu Lerai Saat Anak Bertengkar
Si adik dan kakak bertengkar sampai pukul-pukulan atau melukai tubuh? Kita perlu melerainya. Ungkapkan kenapa pertengkaran itu harus dihentikan. Lalu beri hukuman sesuai dengan kesalahan yang dibuat. Dan buat mereka saling memaafkan satu sama lain serta berjanji tak akan mengulangi kesalahan yang sama. Sebelum menyuruh anak untuk saling memberi dan meminta maaf, upayakan agar emosi mereka sama-sama sudah teredam.


Beri Peringatan dari Awal
Misalnya, kita sudah paham kalau si kakak dan adik pasti ribut kalau sudah berurusan dengan main air di halaman rumah. Dari sini, kita bisa mewanti-wanti atau memberi peringatan dari awal agar tidak bertengkar. Sampaikan juga apa konsekuensinya jika mereka masih bertengkar sekalipun sudah diperingatkan.


Ajak Anak Ikut Melakukan Kegiatan Sosial
Salah satu cara untuk membangun empati dan kemampuan sosial anak adalah dengan mengajaknya ikut melakukan kegiatan sosial. Contoh sederhananya adalah mengajak anak membantu mengumpulkan baju-baju lama yang masih layak pakai untuk disumbangkan ke orang yang membutuhkan. Melakukan kegiatan ini bersama-sama, anak bisa memiliki empati dan kepekaan sosial yang lebih baik. 


 

Yang terpenting kita sebagai orang tua juga jangan sampai gampang tersulut emosi. Pahami juga karakter dan temperamen anak untuk bisa memberi mediasi yang tepat. 
 

Moms sebenarnya gampang-gampang susah memang menjaga anak namun disitulah seni nya dan kedekatan kita terjalin.

Capek iya……, sedih iya…., tapi rasa senang rumah ramai anak masih bisa menerima perintah orang tua itu suatu kenikmatan tersendiri yang nanti kelak kita sudah mulai berusia lanjut akan kehilangan semua itu , karena mereka telah beranjak dewasa bersama pasangannya.

Soo, selamat mencoba dan tetap sayangi mereka.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

robot medis
3 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah robot medis yang bisa dikendalikan dari jarak ratusan mil jauhnya bisa menjadi terobosan  untuk perawatan kesehatan di masa depan. Saat ini ...
Putri Jepang Ini Siap Lepas Status Kebangsawanannya Demi Menikah dengan Pria Biasa
4 September 2017, by Rachmiamy
Cinta sejati memang butuh pengorbanan. Kata- kata tersebut mungkin sangat pas sekali bila diberikan kepada Putri Mako, anak dari Pangeran Akishino dan cucu ...
Manfaat Buah Sirsak Untuk Kesehatan Tubuh
23 Mei 2018, by oteli w
Manfaat Buah Sirsak Untuk Kesehatan Tubuh Sirsak merupakan buah yang kaya akan vitamin C, B1, B2 dan mineral, seperti magnesium, kalium, tembaga dan ...
palu pengadilan
3 Juni 2017, by Dika Mustika
Suatu hari di zaman Khalifah Umar bin Khatab R.A. datanglah dua kakak beradik dengan membawa seorang laki-laki bersama mereka. Kedua kakak beradik itu berkata ...
Warga Boyolali Jatuh dari Puncak Merapi
23 September 2017, by Rindang Riyanti
Salah seorang pendaki gunung terjatuh saat turun dari Puncak Merapi. Pendaki tersebut adalah Musiri (30) seorang warga asal Dukuh Bulusari, Desa Kaligentong, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab