Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Puncak Langit Meteor Quadrantid Malam ini

Puncak Langit Meteor Quadrantid Malam ini

4 Januari 2018 | Dibaca : 386x | Penulis : Slesta

Puncak hujan meteor Quadrantid akan dimulai Rabu malam dan terakhir sampai Kamis pagi. Kamar mandi sering menghasilkan bola api yang tahan lama dan cerah, namun cuaca dan bulan akan menimbulkan masalah bagi para pengintai langit.

Puncak Quadrantid hanya ada dua hari setelah supermoon "Full Wolf", bulan purnama selama perigee bulan, orbit terdekatnya datang ke Bumi. Itu berarti bulan sangat besar dan cerah saat ini - paling terang pada tahun 2018. Cahaya ekstra itu membuat bintang penembakan bercak lebih sulit.

Menurut Space.com, pemirsa dapat memperkirakan sekitar selusin meteor per jam pada saat melihat puncak. Jam awal Kamis pagi kemungkinan akan menghasilkan tampilan paling produktif.

Sementara puncak meteor paling puncak selama beberapa hari, puncak daya Quadrantid hanya berlangsung beberapa jam. Tahun lalu, kamar mandi menghasilkan sekitar 100 meteor per jam selama puncaknya.

Melihat detail tentu saja relevan, tentu saja jika cuaca bekerja sama. Di sebagian besar Amerika Serikat, suhu sangat rendah - berbahaya bagi beberapa orang.

Bahkan bagi mereka yang ingin berani dingin, awan dan salju bisa menghalangi rencana meteor. Badai salju musim dingin yang besar saat ini sedang menuju Pantai Timur.

Kamar mandi pertama kali dicatat oleh astronom Italia Antonio Brucalassi pada tahun 1825. Museum ini kemudian ditemukan dan dinamai pada tahun 1839 oleh Adolphe Quetelet dari Observatorium Brussels Belgia.

Beberapa astronom di Eropa dan Amerika juga secara independen mengamati hujan meteor tersebut. Dinamakan demikian karena bintang penembakannya nampak memancar dari rasi Quadrans Muralis, yang tak lagi dikenali oleh para astronom. Titik radiasi shower berada di dekat konstelasi Boötes, yang terletak tinggi di busur langit utara, tidak jauh dari Big Dipper.

Hujan meteor terjadi saat atmosfir atas bumi bertabrakan dengan puing-puing di tata surya, biasanya debu dan fragmen yang ditinggalkan oleh ekor komet. Tapi para ilmuwan tidak yakin dengan tubuh orbital tempat puing-puing Quadrantid berasal.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kemenko PMK : "Tidak Semua Sekolah Wajib Full Day School"
20 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com -  Ghafur Akbar Dharma Putra selaku staf ahli kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan jika ...
Sukses Di Indonesia Film Pengabdi Setan akan Tayang Diluar Negeri
22 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Film Bergendre Horor "Pengabdi Setan" yang baru saja tayang di bioskop-bioskop di Indonesia sukses dengan jumlah penonton yang ...
5 Penyebab Gusi Bengkak yang Harus Kamu Tahu
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Gusi bengkak merupakan masalah gangguan mulut yang sering terjadi pada sebagian orang selain gigi berlubang. Gusi bengkak seperti namanya adalah keadaan di ...
Pembunuh dan Pemerkosa di Iran di Hukum Gantung di Hadapan Publik
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Esmail Jafarzaedah, seorang warga Iran, menjalani hukuman gantung di depan kerumunan orang setelah dinyatakan bersalah atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang ...
Inilah 5 Langkah Mengasuh Anak dengan Mindful Parenting
28 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Pola asuh yang dilakuakn kepada sang buah hati mengikuti zaman yang sedang berkembang pada masanya. Jika dikaitkan dengan kondisi saat ini ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab