Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Puncak Langit Meteor Quadrantid Malam ini

Puncak Langit Meteor Quadrantid Malam ini

4 Januari 2018 | Dibaca : 428x | Penulis : Slesta

Puncak hujan meteor Quadrantid akan dimulai Rabu malam dan terakhir sampai Kamis pagi. Kamar mandi sering menghasilkan bola api yang tahan lama dan cerah, namun cuaca dan bulan akan menimbulkan masalah bagi para pengintai langit.

Puncak Quadrantid hanya ada dua hari setelah supermoon "Full Wolf", bulan purnama selama perigee bulan, orbit terdekatnya datang ke Bumi. Itu berarti bulan sangat besar dan cerah saat ini - paling terang pada tahun 2018. Cahaya ekstra itu membuat bintang penembakan bercak lebih sulit.

Menurut Space.com, pemirsa dapat memperkirakan sekitar selusin meteor per jam pada saat melihat puncak. Jam awal Kamis pagi kemungkinan akan menghasilkan tampilan paling produktif.

Sementara puncak meteor paling puncak selama beberapa hari, puncak daya Quadrantid hanya berlangsung beberapa jam. Tahun lalu, kamar mandi menghasilkan sekitar 100 meteor per jam selama puncaknya.

Melihat detail tentu saja relevan, tentu saja jika cuaca bekerja sama. Di sebagian besar Amerika Serikat, suhu sangat rendah - berbahaya bagi beberapa orang.

Bahkan bagi mereka yang ingin berani dingin, awan dan salju bisa menghalangi rencana meteor. Badai salju musim dingin yang besar saat ini sedang menuju Pantai Timur.

Kamar mandi pertama kali dicatat oleh astronom Italia Antonio Brucalassi pada tahun 1825. Museum ini kemudian ditemukan dan dinamai pada tahun 1839 oleh Adolphe Quetelet dari Observatorium Brussels Belgia.

Beberapa astronom di Eropa dan Amerika juga secara independen mengamati hujan meteor tersebut. Dinamakan demikian karena bintang penembakannya nampak memancar dari rasi Quadrans Muralis, yang tak lagi dikenali oleh para astronom. Titik radiasi shower berada di dekat konstelasi Boötes, yang terletak tinggi di busur langit utara, tidak jauh dari Big Dipper.

Hujan meteor terjadi saat atmosfir atas bumi bertabrakan dengan puing-puing di tata surya, biasanya debu dan fragmen yang ditinggalkan oleh ekor komet. Tapi para ilmuwan tidak yakin dengan tubuh orbital tempat puing-puing Quadrantid berasal.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wanita ini Kehilangan Lengannya Akibat diserang Hiu saat sedang Berlibur
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Mungkin tak akan pernah terbayangkan oleh kita berjumpa dengan ikan hiu saat berlibur bersama keluarga. Tentunya kita berlibur karena ingin melepas penat dari ...
Kesalahan Saat Minum Obat yang Bikin Obat Tidak Bermanfaat
20 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Obat merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menyembuhkan beragam penyakit. Namun obat juga bisa saja tidak berguna ketika diminum karena ...
Prestasi Wali Kota Tegal Rusak Karena OTT
31 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Sosok wanita pemimpin Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno memang terlihat sempurna, selain wajahnya yang cantik, anggun, Siti Masitha yang lebih ...
ngantuk
3 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Panas matahari memang menjadi salah satu nikmat yang diberikan pada kita. Namun, ketika cuaca panas kita harus menyediakan tenaga lebih untuk ...
Biji-Bijian Menurunkan Risiko Kanker Kolorektal, Daging Olahan Meningkatkannya
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Mengkonsumsi biji-bijian setiap hari, seperti beras merah atau roti gandum dapat mengurangi risiko kanker kolorektal, menurut American Institute for Cancer ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview