Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
pulau G

Pulau G Reklamasi Teluk Jakarta untuk Universal Studio Saja

3 Juni 2017 | Dibaca : 1229x | Penulis : Tonton Taufik

Pemprov DKI telah memenangkan banding atas pulau G yang digarap pengembang PT Muara Wisesa Samudra anak perusahaan PT Agung Podomoro Land.

Putusan PT TUN yang mengabulkan upaya banding Pemprov DKI bernomor 228/B/2016/PT.TUN.JKT. Putusan ini diambil lewat rapat permusyawaratan Majelis Hakim PT TUN pada 13 Oktober 2016 dengan Ketua Majelis Kadar Slamet dan hakim anggota Nurnaeni Manurung serta Slamet Suparjoto. 

Luas pulag G reklamasi teluk Jakarta, salah satu dari 17 pulau yang akan dibangun, tetapi baru pulau G yang selesai, luasnya mencapai 161 hektar.

Jika Gubernur DKI baru ingin memanfaatkan, mungkin bisa dijadikan fasilitas umum atau fasilitas untuk hiburan, seperti Universal Studio. Pembatalan hak PT Muara Wisesa Samudra, membuat Pemprov DKI berpikir untuk memanfaatkan pulau G yang hampir selesai ini.

Rencana awal PT Muara Wisesa Samudra pasti membangun perumahan/apartemen yang akan dijual ke warga negara asing (WNA). Iklan penjualan propertinya sudah tayang di China. Konon katanya sudah banyak yang laku terjual.

Daftar rincian pulau yang akan dibuat, sementara hanya pulau G yang sudah jadi.

Pulau A memiliki luas 79 hektar
Pulau B memiliki luas 380 hektar
Pulau C memiliki luas 276 hektar
Pulau D memiliki luas 312 hektar
Pulau E memiliki luas 284 hektar
Pulau F memiliki luas 190 hektar
Pulau G memiliki luas 161 hektar
Pulau H memiliki luas 63 hektar
Pulau I memiliki luas 405 hektar
Pulau J memiliki luas 316 hektar
Pulau K memiliki luas 32 hektar
Pulau L memiliki luas 481 hektar
Pulau M memiliki luas 587 hektar
Pulau N memiliki luas 411 hektar
Pulau O memiliki luas 344 hektar
Pulau P memiliki luas 463 hektar
Pulau Q memiliki luas 369 hektar

Jika 1 hektar dijadikan apartemen, mungkin jumlah penduduk Jakarta yang sekitar 12 juta orang, bisa kalah dengan jumlah penduduk di pulau-pulau ini. Untung saja PTUN mengabulkan banding dari pemprov DKI untuk mengelola sendiri lahan tersebut.

Jika pulau G dimanfaatkan menjadi fasilitas hiburan mungkin saja warga DKI tidak akan semarah jika dibangun kondominium. Karena jika dikembalikan menjadi teluk sudah tidak mungkin.

Pemerintah provinsi DKI pasti sedang berpikir untuk memanfaatkan pulau G yang sudah jadi ini menjadi fasilitas umum. Pulau G bisa saja dijadikan Universal Studio atau Trans Studio, dengan luas 161 hektar, cukup untuk menyaingi Universal Studio yang di Singapore, sehingga rakyat Indonesia yang ingin hiburan ke Universal Studio tidak perlu ke Singapore lagi. Bukan tidak mungkin, nanti malahan seluruh negara ASEAN ke Indonesia hanya untuk ke Universal Studio, daripada ke Singapore.

Ini memang menjadi PR yang harus dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang baru, untuk memanfaatkan 161 hektar tanah di pulau G.

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Studi: Orang Berpenghasilan Tinggi Lebih Aktif Secara Fisik
12 Agustus 2017, by Slesta
Sebuah studi oleh American Cancer Society menemukan bahwa individu berpenghasilan lebih tinggi cenderung menjadi pejuang akhir pekan yang berolahraga hanya ...
OTT KPK Ciduk 5 Pejabat di Banjarmasin
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK menangkap anggota DPRD Banjarmasin, pejabat BUMD, dan pihak swasta di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penangkapan ...
Pesawat R80 Galang Dana Lewat Web, Donatur dapat Imbalan Lho
25 September 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini, PT Regio Aviasi Industri (RAI) sedang mencari pendanaan untuk membiayai pesawat R80 yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pembuatan ...
Kelompok Disabilitas Belum Memiliki  e-KTP, Terancam tidak bisa Gunakan Hak Suara
20 November 2017, by Admin
Tampang.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengimbau, kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jabar untuk segera menyelesaikan ...
4 kebiasaan ini Ternyata Dapat Membuat Leptop Cepat Rusak Lho!
8 Oktober 2017, by Rachmiamy
Laptop merupakan barang yang sangat penting dan dibutuhkan pada era modern seperti sekarang ini. Kita biasa menggunakan laptop untuk bekerja, belajar, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab