Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Probiotik Membantu Lebah Melawan Gangguan Koloni Kolaps

Probiotik Membantu Lebah Melawan Gangguan Koloni Kolaps

18 Mei 2018 | Dibaca : 168x | Penulis : Slesta

Ketika diberi makan probiotik, koloni lebah lebih tahan terhadap nosemosis, infeksi jamur yang dikaitkan dengan gangguan koloni kolaps.

Nosemosis, atau penyakit nosema, disebabkan oleh jamur bersel satu bernama Nosema ceranae. Ketika lebah menelan jamur dengan makanan mereka, sel-sel jamur dapat menjajah dinding usus serangga.

"Dalam kondisi normal, jamur ini tidak menyebabkan masalah bagi lebah," kata Nicolas Derome, seorang profesor sains dan teknik di Universitas Laval di Perancis, dalam sebuah siaran pers. "Tapi ketika lebah menjadi sasaran stres, mikroorganisme dapat menghindari sistem kekebalan mereka, menyebabkan infeksi yang dapat mengganggu kemampuan mereka untuk mencari makanan, menghalangi perawatan larva, mengganggu orientasi lebah, dan meningkatkan angka kematian."

Banyak penelitian menunjukkan jarang faktor tunggal yang menjelaskan penurunan kesehatan lebah. Sebaliknya, beberapa stres bergabung untuk meningkatkan angka kematian. Namun, penelitian telah mengungkapkan korelasi antara nosemosis dan gangguan koloni koloni, krisis yang menyebabkan penurunan populasi lebah madu di seluruh dunia.

Dalam sebuah penelitian baru, para peneliti menemukan probiotik dapat membantu mencegah dan mengobati nosemosis.

Dalam percobaan laboratorium, Derome dan rekan-rekannya memberi makan kelompok lebah empat jenis probiotik berbeda. Probiotik ditambahkan ke makanan lebah, sirup gula. Dua jenis adalah produk komersial yang ditambahkan untuk memberi makan pada peternakan babi, ayam, udang dan salmon. Dua lainnya diambil dari nyali lebah sehat.

Keempat probiotik bekerja dengan baik, menurunkan tingkat kematian lebah yang terpapar Nosema ceranae hingga 20 hingga 40 persen dibandingkan dengan kelompok kontrol.

"Hasil kami menunjukkan bahwa bakteri dalam mikrobiota lebah dapat seefektif probiotik komersial dalam mengobati nosemosis," kata Derome. "Penting untuk dicatat bahwa dengan tingkat infeksi yang sangat tinggi, probiotik yang diuji tidak mengurangi jumlah jamur yang ada pada lebah, tetapi mereka membiarkan lebah untuk lebih mentoleransi mereka."

Derome dan rekannya menerbitkan hasil penelitian mereka di jurnal Frontiers in Ecology and Evolution.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pertanian monokultur, yang mengarah ke pola makan yang kurang beragam, dan paparan pestisida dapat mengurangi kesehatan mikrobioma lebah, membuat mereka lebih rentan terhadap parasit dan penyakit.

Para peneliti sedang bekerja untuk mengembangkan berbagai strain probiotik untuk memerangi penyakit.

"Namun, solusi nyata untuk penyakit ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki sumber stres yang mengganggu lebah," kata Derome.

Awal tahun ini, para pembuat kebijakan Uni Eropa sepakat untuk melarang tiga insektisida neonicotinoid yang disalahkan untuk ditolak lebah.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jantung Anda Tidak Bekerja dengan Normal ini Tandanya
30 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tmpang.com - Gejala pada jantung dapat terjadi tiba-tiba dan dadakan, bahkan tidak ada tanda – tanda yang khusus, dan kadang juga ada yang memberikan ...
Ratna Sarumpaet Ternyata Bohong, Sandiaga akan Ambil tindakan Tegas
3 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kasus penganiayaan yang menimpa aktivis wanita, Ratna Sarumpaet ternyata hanya Hoax saja, Pihak kepolisian yang mendengar kasus penganiayaan ...
Selain Miss V Lebih Kesat dan Legit, Ramuan Ini Ampuh untuk Mengharumkan Daerah Kewanitaan
18 Juli 2018, by Maman Soleman
Miss V yang menebarkan bau kurang sedap bisa sangat mengganggu kepercayaan diri seorang wanita. Resep berikut sebuah pilihan. Kalaupun seorang wanita ...
Korea Utara Melaporkan Penghancuran Situs Uji Nuklir Punggye-ri
24 Mei 2018, by Slesta
Korea Utara mengatakan pada hari Kamis bahwa "sepenuhnya" membongkar satu-satunya tempat uji nuklirnya yang diketahui, menyebut langkah itu suatu ...
Wanita Sukses Tetap Membutuhkan Pendamping, Mengapa?
9 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Saat ini feminism telah menjadi tren tersendiri di kalangan wanita urban. Mereka merasa mampu menopang hidupnya sendiri dan seolah tidak ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes