Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Poster dan Stiker "Raja Jokowi" di Jawa Tengah Dianggap PDIP Model Kampanye Hitam

Poster dan Stiker "Raja Jokowi" di Jawa Tengah Dianggap PDIP Model Kampanye Hitam

14 November 2018 | Dibaca : 98x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Poster dan Stiker Joko Widodo atau Jokowi yang mengenakan pakaian bak raja di jawa lengkap dengan mahkota di kepalanya, tersebar hampir di seluruh Jawa Tengah. Pada poster dan stiker tersebut terlihat logo atau lambang PDIP, namun dari kubu PDIP sendiri membantah kalau pihaknya yang memasang dan menyebarkan atribut tersebut.

PDIP menganggap poster dan stiker "Raja Jokowi" justru melecehkan Jokowi dan dianggap sebagai kampanye hitam dari lawan politiknya untuk menurunkan elektabiltas Jokowi karena masyarakat akan menganggap seolah Jokowi ingin seperti raja yang haus akan kekuasaan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional ( TKN ) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai bahwa pemasangan poster dan stiker Raja Jokowi merupakan kerjaan lawan politiknya untuk merusak citra Jokowi. "Bahwa seolah-olah Jokowi itu orang yang gila kekuasaan dan mau disembah-sembah seperti raja", ujar Karding.

Tuduhan kubu Jokowi bahwa lawan politik Jokowi yang melakukan semua ini dibantah oleh politisi Demokrat sekaligus tim advokasi dan hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand mengatakan bahwa boro-boro mencetak Poster dan stiker Jokowi sampai ribuan tersebut, Gambar Prabowo - Sandi juga belum dicetak banyak karena faktor biaya.

"nyetak spanduk Prabowo-sandi saja kami terbatas, masa mau nyetak spanduk Jokowi, itu Playing Victim kubu Jokowi saja", tegas Ferdinand. Ferdinand bahkan menyindir kalau Jokowi memang sudah dari dulu ingin seperti raja karena saat pelantikan saja naik kereta kencana ke istana, itu khan menunjukkan karakter ingin seperti raja", lanjut Ferdinand.

Dari kubu Gerindra juga mempertanyakan tuduhan pihak PDIP bahwa yang melakukan kegiatan tersebut adalah lawan politik Jokowi. Sekertaris Partai Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan bahwa kalau memang itu dilakukan oleh lawan politik Jokowi, kenapa poster tersebut pihak mereka sendiri yang mencopoti dan kenapa tidak dilaporkan saja kepada bawaslu ? 

"Katanya sudah diketahui siapa pelakunya, kenapa tidak segera dilaporkan kepada pihak kepolisian saja? daripada mengumbar suara dan dan menuduh yang enggak-enaggak", tambah Stiyanto.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berpotensi Menyebabkan "Punahnya" Media Massa, Dua Raksasa Media Sosial ini Ditentang!
23 Juli 2017, by Zeal
Dominasi dua raksasa media sosial, Facebook dan Google tampaknya mulai mendapat respon sangat serius. Kali ini, tanggapan keras datang dari Aliansi Media Massa ...
Guruh Soekarnoputra Angkat Suara Terkait Isi Puisi Sukmawati
4 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Guruh Soekarnoputra angkat suara terkait isi puisi kakaknya Sukmawati yang diduga telah menista agama hingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Diketahui ...
Autopsi di Makam, Polisi Temukan Titik Terang Kematian Korban Galdiator
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Penyebab kekerasan terhadap Hilarius Christian Event Raharjo, siswa SMA Budi Mulia mulai menemui titik terang. Polisi menemukan kelainan organ tubuh ...
5 Dampak Buruk yang Dapat Terjadi Jika Kekurangan Tidur
6 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Tidur memiliki peran yang sangat penting untuk kesehatan manusia. Harus diakui bahwa manusia bukanlah robot yang dapat dipaksa dan terus-terusan bekerja ...
Penetapan Rizieq Sebagai Tersangka, Pengacara: "Akan Ada Revolusi Setelah Ramadhan"
30 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Polisi telah menetapkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, sebagai tersangka dalam kasus pornografi. Pengacara Rizieq, Kapitra ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite