Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Peserta Popkota Cirebon Tahun ini Menurun

Peserta Popkota Cirebon Tahun ini Menurun

4 November 2017 | Dibaca : 208x | Penulis : Admin

CIREBON – Jumlah peserta di Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkota) Cirebon tahun ini lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. Pada perhelatan serupa tahun 2015, jumlah atlet dari tiga kategori, SD, SMP dan SMA mencapai 7.000 orang. Tahun ini hanya 4.111 peserta.

Absennya Popkota pada tahun lalu dinilai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs Asep Dedi MM,  menjadi faktor penyebab menyusutnya jumlah peserta. “Ini menjadi catatan kita dan akan dievaluasi,” katanya usai upacara pembukaan Popkota 2017 di Sport Hall Bima, kemarin (3/11). 

“Penyusutan jumlah peserta mengingatkan kita akan pentingnya pelaksanaan Popkota. Bahwa kompetisi di level pelajar memang perlu dilaksanakan untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak akan mengharumkan nama daerah di level provinsi dan nasional,” imbuhnya.

Di samping itu, masih ada faktor lain. Menurut Asep Dedi, cabor membatasi jumlah peserta. Itu karena durasi Popkota tahun ini lebih singkat dari sebelumnya. Ada beberapa cara yang dilakukan cabor untuk mengurangi peserta. Antara lain dengan mengurangi nomor pertandingan atau membatasi pendaftaran dengan sistem one athlete one class. “Ini berkaitan dengan waktu pelaksanaan dan anggaran,” katanya. 

Kendati demikian, Asep Dedi berharap berkurangnya jumlah peserta tidak mengurangi kualitas multievent olahraga yang sudah berlangsung sejak tahun 2003 tersebut. Ketatnya level kompetisi, menurut dia, menjadi gambaran suksesnya pembinaan atlet pelajar di Kota Cirebon. “Tentunya kualitas lebih utama ketimbang kuantitas,” ujarnya. 

Sementara itu, upacara pembukaan Popkota 2017 dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno Sip MSi serta Ketua Umum KONI Kota Cirebon H Wati Musilawati. Edi Suripno mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan Popkota setiap tahun. Kejadian serupa tahun lalu, menurut dia, tidak boleh terulang lagi.

Seperti diketahui, pada taun 2016 pesta olahraga pelajar terbesar di Kota Cirebon tersebut tidak dilaksanakan karena minimnya anggaran. “Jangan sampai anggarannya luput lagi. Popkota memang harus digelar setiap tahun supaya pembinaan atlet di Kota Cirebon terus bergairah dari angkar rumput,” cetusnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Balada Cinta Beda Generasi di Satukan Secangkir Kopi
18 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cinta itu buta, istilah tersebut memang benar adanya. Kisah cinta yang biasanya dijalani oleh pasangan muda mudi yang tak terpaut jauh usianya ...
Indonesia Open 2017, Prannoy: Taufik Hidayat Adalah Salah Satu Idola Saya
15 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pebulutangkis tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar, yang mengalahkan unggulan pertama, Lee Chong Wei, asal Malaysia di turnamen bulu ...
Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan
19 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com, Internasional - Banjir monsun di Nepal, Bangladesh dan India telah digabungkan menjadi krisis kemanusiaan penuh - dengan lebih dari 16 juta orang ...
Film Beauty and The Beast, dinyatakan tidak layak tayang
4 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Untuk pertama kalinya film garapan Disney tidak dapat diterima di sejumlah Negara di dunia. Film yang berjentrek romantic ini dinyatakan tidak ...
Gagasan Jadi Koentji Untuk Menangkan PILKADA Jabar
5 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Pasangan Ridwan Kamil – UU ( Rindu) merupakan pasangan yang nyentrik diantara pasangan calon gubernur Jawa Barat lainnya, pasalnya ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab