Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Penundaan Dalam Operasi Darurat Terkait Dengan Risiko Kematian Yang Lebih Tinggi

Penundaan Dalam Operasi Darurat Terkait Dengan Risiko Kematian Yang Lebih Tinggi

11 Juli 2017 | Dibaca : 631x | Penulis : Yusuf Nugraha

Sebuah studi baru-baru ini oleh University of Ottawa menemukan penundaan dalam operasi darurat dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi untuk pasien di rumah sakit.

Penundaan ini sering terjadi karena kurangnya ruang operasi, staf dan masalah sistem lainnya menurut penelitian yang diterbitkan pada 10 Juli di Canadian Medical Association Journal.

"Penundaan dalam operasi darurat adalah masalah di seluruh dunia," Dr. Alan Forster, seorang ilmuwan senior di The Ottawa Hospital dan profesor di University of Ottawa di Ontario, mengatakan dalam sebuah siaran pers.
"Studi ini menambah bukti yang menunjukkan bahwa akses tepat waktu ke [ruang operasi] penting dari perspektif pasien dan perawat. Mengingat bahwa tidak ada standar universal untuk kerangka waktu pasien dengan kebutuhan mendesak harus menjalani operasi, kami menetapkan Skala agresif untuk tingkat urgensi yang berbeda. "

Periset menganalisis 15.160 pasien bedah darurat di The Ottawa Hospital dan menemukan bahwa hampir 19 persen tidak menjalani operasi dalam kerangka waktu berdasarkan tingkat urgensi yang berbeda.

Alasan penundaan termasuk penempatan staf dan ketersediaan ruang operasi.

"Kami menemukan bahwa sebagian besar penundaan disebabkan oleh masalah sistem, seperti dokter, perawat dan ruang operasi yang tidak tersedianya," Dr. Daniel McIsaac, seorang ilmuwan asosiasi di The Ottawa Hospital dan asisten profesor di University of Ottawa, mengatakan.

"Meningkatkan ketersediaan personil dapat memperbaiki akses tanpa meningkatkan biaya [setidaknya dari perspektif rumah sakit]. Selain itu, peningkatan sumber daya yang dibutuhkan untuk memiliki personil perawat dan sumber daya fisik yang memadai harus diimbangi sebagian oleh biaya rumah sakit yang menurun yang dikaitkan dengan penundaan operasi."

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gara-gara Ucapan Ini, Wisata Bali Kembali Tercoreng!
5 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - “Gara-gara nilai setitik, rusak susu sebelanga” mungkin pribahasa itu yang menggambarkan suasana tempat wisatawan di Bali saat ini, ...
Uji Coba Bom Hidrogen Korut, Ini Penjelasan BATAN
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyatakan bahwa bom hidrogen yang diklaim telah diuji coba oleh Korea Utara termasuk dalam kategori bom yang canggih. Bom ...
Gaya Hidup Sehat Tingkatkan Kesuburan, Boleh Di Coba!
18 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit wanita mengalami kesulitan untuk hamil. Hal itu terjadi karena terdapat gangguan secara medis seperti gangguan ovulasi, ...
Suka Mewarnai Rambut? Hati-Hati Terkena Risiko Kanker Payudara
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini, mewarnai rambut mungkin telah menjadi hal yang biasa yang sering orang-orang. Banyak orang, terutama kaum hawa yang menjadi lebih percaya diri saat ...
Ingin Turunkan Berat Badan? Berikut 10 Jenis Diet, Temukan Jenis Diet yang Cocok dengan Anda
2 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ada banyak cara mempertahankan tubuh tetap sehat dan bugar, misalnya dengan pola makan yang teratur, istrahat dan berolahraga yang teratur, dan program diet. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite